Kenaikan Harga Bahan Bangunan dan Potensi Inflasi Bayangi Penjualan Properti di Surabaya

Kenaikan harga bahan bangunan dan potensi inflasi membayangi penjualan properti di Surabaya. Pakuwon Group masih optimistis meningkatkan penjualan.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Handi Lestari
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi (tengah) bersama Head of Marketing Pakuwon Group, Hario Utomo (kanan) saat berada di salah satu produk rumah siap huni di Kluster Gladstone, Grand Pakuwon, Tandes, Surabaya Barat, 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Membaiknya ekonomi pasca pandemi Covid-19 dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen pada kuartal I tahun 2022 ini masih memberi rasa optimistis pengembangan properti untuk mampu meningkatkan penjualan. Meski diakui kenaikan harga bahan bangunan dan bayangan kenaikan inflasi ikut membuat harga naik, dan berpotensi membuat tingkat daya beli konsumen menurun.

"Namun kami masih optimistis. Mengingat kenaikan harga komoditas dan kenaikan lain-lainnya itu juga mendorong kenaikan pendapatan. Tentunya kemampuan konsumen untuk belanja properti dengan harga naik juga ikut meningkat," kata Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, di sela pengenalan kluster baru di Grand Pakuwon, Surabaya Barat, Jumat (8/7/2022) sore.

Lebih lanjut, Sutandi Purnomosidi mengungkapkan, saat ini kondisi pasar properti masih bagus. Selain kenaikan harga bahan baku dan potensi inflasi di Indonesia, yang terdampak inflasi global, hal lain yang bisa menghambat penjualan properti adalah rencana kenaikan suku bunga perbankan.

"Saat ini, suku bunga perbankan di Indonesia masih sangat rendah. Namun tidak tahu lagi semester 2 ini, karena ada naiknya suku bunga The Fed, bank sentral Amerika Serikat, untuk mengatasi inflasi di negara tersebut yang tinggi," beber Sutandi Purnomosidi.

Tentunya Indonesia akan terdampak dan perbankan akan ikut menaikkan suku bunga. Karena itu, pihaknya mendorong konsumen memanfaatkan momentum saat ini dengan segera belanja properti.
Apalagi program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS) yang digelar Dirjen Pajak juga telah selesai dilakukan, sehingga pajak properti menjadi lebih mudah dan terbuka.

"PPS ini mendorong orang untuk lebih nyaman lagi dalam belanja properti," ujar Sutandi Purnomosidi.

Sementara itu, bagi Pakuwon Group, pihaknya juga telah menyiapkan produk serta promo untuk menggaet konsumen. Salah satunya menghadirkan produk rumah siap huni di kluster Gladstone, di Grand Pakuwon, Tandes, Surabaya Barat.

Head of Marketing Pakuwon Group, Hario Utomo mengatakan, hunian di Gladstone ini mengusung konsep desain fasade lebih modern dan compact. Penataan interior yang cozy dan comfort, serta fasilitas yang lebih complete, mulai dari multisport area dan community park, dekat dengan kawasan komersial dan grand canal lake, menjadikan Gladstone di Grand Pakuwon tersebut cocok bagi milenial.

"Rumah dua lantai dengan tiga kamar tidur yang memiliki layout terbaik, menjadi best seller dream house untuk para milenial," kata Hario Utomo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved