Berita Jember

Berdalih Bisa Tingkatkan Semangat Bekerja, Penjual Sayur di Lereng Gunung Raung Konsumsi Sabu

Seorang penjual sayur genjer di Kecamatan Sumberjambe ditangkap polisi akibat penyalahgunaan sabu-sabu. Penjual sayur itu berinisial KF (23) warga Dus

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
KF, penjual sayur genjer tersangka penyalahgunaan sabu-sabu di Kecamatan Sumberjambe 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Seorang penjual sayur genjer di Kecamatan Sumberjambe ditangkap polisi akibat penyalahgunaan sabu-sabu. Penjual sayur itu berinisial KF (23) warga Dusun Paceh Desa Jambearum Kecamatan Sumberjambe.

Dari penangkapan tersebut, menunjukkan kalau peredaran narkoba termasuk jenis sabu sudah merambah sampai ke kawasan pinggiran Kabupaten Jember.

Sebagai gambaran wilayah, Desa Jambearum Kecamatan Sumberjambe merupakan satu desa yang berada di bawah Gunung Raung, berada di sisi utara Jember. Desa ini berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso yang berada di lereng Gunung Raung.

Kapolsek Sumberjambe AKP Istiono membenarkan penangkapan tersebut. Istiono menuturkan, pekan lalu, pihaknya mendapatkan informasi perihal penggunaan narkoba jenis sabu-sabu di desa tersebut.

"Kami kemudian melakukan penyelidikan, hingga akhirnya melakukan penangkapan," ujar Istiono, Senin (11/7/2022).

Baca juga: Periksa Sopir Truk di Tuban, Polisi Dibuat Geleng-geleng dengan Barang yang Ditemukan di Kantong

Polisi menangkap KF di rumahnya ketika mengkonsumsi sabu-sabu. Polisi menemukan barang bukti berupa sebuah alat hisap, sebuah korek api, sebuah skruàp yang terbuat dari bekas sedotan, dua paket narkoba jenis sabu yang dibungkus plastik yang berat kotor masing-masing  0,05 gram dan 0,09 gram , serta sebuah ponsel.

"Katanya dia sudah lama mengkonsumsi sabu-sabu ini. Namun dia menolak disebut pengedar. Katanya memakai sabu-sabu untuk meningkatkan semangat kerja," imbuh Istiono. Sehari-hari KF berjualan sayur genjer.

Selanjutnya polisi mendalami pengungkapan kasus tersebut. Kepada polisi, KF mendapatkan sabu-sabu itu dari seorang penjual di Kecamatan Mayang, Jember.

Atas perbuatannya itu, KF dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved