Berita Kabupaten Kediri

Bupati Mas Dhito Targetkan Vaksinasi Booster Setiap Kecamatan di Kediri Capai 50 Persen

Bupati Mas Dhito menargetkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksinasi booster setiap kecamatan di Kediri bisa mencapai 50 persen.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luthfi Husnika
Menyusul instruksi presiden yang menetapkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksinasi booster dijadikan syarat izin keramaian dan perjalanan, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menargetkan vaksinasi booster mencapai 50 persen di setiap kecamatan di Kabupaten Kediri, Selasa (12/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Menyusul instruksi presiden yang menetapkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksinasi booster dijadikan syarat izin keramaian dan perjalanan, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menargetkan vaksinasi booster mencapai 50 persen di setiap kecamatan di Kabupaten Kediri.

“Imbauan Bapak Presiden (Joko Widodo) beberapa hari yang lalu bahwa vaksinasi booster atau dosis tiga adalah syarat untuk perjalanan dan keramaian,” Kata Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana, Selasa (12/7/2022).

Untuk itu, Mas Dhito meminta Dinas Kesehatan dan camat untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Utamanya untuk vaksin Covid-19 dosis ketiga. 

Sedangkan bagi kecamatan dengan capaian dosis dua masih di bawah 75 persen, pihaknya meminta agar segera memenuhi capaian tersebut, yang kemudian disusul dengan memenuhi 50 persen di dosis ketiga. 

“Jadi saya tekankan lagi, ya. Kecamatan yang dosis duanya sudah tujuh puluh lima persen langsung fokus ke dosis tiga. Kejar ke (capaian) 50 persen,” tutur Mas Dhito.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, keseluruhan kecamatan capaian dosis ketiga paling tinggi dicapai Kecamatan Pagu 36 persen untuk dosis ketiga atau 10.769 dosis. 

Kemudian guna mencapai target yang diinginkan, bupati muda berkacamata tersebut mengambil langkah-langkah strategis. 

Antara lain menggalakkan vaksinasi door to door, bekerja sama dengan pihak terkait seperti Polri dan BIN, serta vaksinasi di tempat-tempat fasilitas umum, baik tempat wisata maupun saat Jumat Ngopi. 

Adapun jumlah dosis yang tersedia di Kabupaten Kediri sebanyak 15.532 yang terdiri dari 10.000 Astra Zaneca dan sisanya PFizer. 

Sementara itu, untuk selisih antara jumlah vaksin dan masyarakat yang akan divaksin, Mas Dhito akan mengajukan kembali stok vaksin ke Kementerian Kesehatan

“Berapa kebutuhan yang harus kita salurkan. Nanti setelah dari situ kita bersurat ke Kemenkes saya rasa satu dua minggu ini kita akan minta dosis vaksin dengan jumlah yang cukup banyak,” tutup Mas Dhito.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kediri

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved