Berita Kabupaten Mojokerto

DPMD Tanggapi Soal Kegaduhan Tahapan Pilkades di Desa Canggu Mojokerto, Sudah Sesuai Aturan?

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tanggapi soal kegaduhan tahapan Pilkades di Desa Canggu Mojokerto, sudah sesuai aturan?

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Yudha Akbar Prabowo menanggapi terkait kegaduhan tahapan Pilkades di Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (13/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kegaduhan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, membuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto turun tangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Yudha Akbar Prabowo menjelaskan, tahapan Pilkades, termasuk di Desa Canggu telah sesuai aturan yang berlaku.

Data awal panitia Pilkades, ada delapan orang yang mendaftar sebagai bakal calon kepala desa.

"Ada delapan orang, karena maksimal untuk Pilkades lima calon dan minimal dua calon, karena kuota sudah terpenuhi, sehingga panitia melakukan tahapan verifikasi administrasi yang nantinya akan diumumkan pada 25 Juli 2022," jelas Yudha Akbar Prabowo, Rabu (13/7/2022).

Menurut dia, panitia Pilkades memiliki kewenangan untuk menggugurkan tiga calon kepala desa dari delapan orang yang telah mendaftar.

"Sudah memenuhi, sehingga tahapannya lanjut karena calonnya ada delapan, maka panitia berhak menyeleksi melalui proses verifikasi administrasi maksimal lima calon setiap desa," terangnya.

Kisruh tahapan Pilkades ini dipicu saat warga menggeruduk DPRD Kabupaten Mojokerto mengadu ke Komisi 1 (Bidang Hukum dan Pemerintahan) soal panitia penyelenggara yang dituding tidak transparan dan diduga ada keberpihakan pada salah satu bakal calon kepala desa.

Ketua Panitia Pilkades Desa Canggu, Samiardi menjelaskan, pihaknya membantah terkait tudingan keberpihakan pada salah satu bakal calon dan tak transparan soal seleksi calon kepala desa.

"Memihak salah satu calon ini contoh seperti saya ya, rumah saya Canggu di Kedung Klinter dan secara jelas itu (cakades) tetangga saya seumpama, saya itu repot di sini ini tetangga saya yang mencalonkan itu," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved