Berita Trenggalek

Korem 081/Dhirotsaha Jaya dan Jajaran Gelar Susur Jalur Trail Sekaligus Bagikan Bansos di Trenggalek

Korem 081/Dhirotsaha Jaya dan sembilan Kodim jajarannya menggelar aksi susur jalur trail dan berbagi bantuan sosial ke daerah pelosok di Trenggalek.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Komandan Korem 081/DSJ dan jajaran sembilan Kodim saat berangkat ngetrail sambil berbagi bantuan sosial, dan memantau lalu lintas hewan saat wabah PMK di Trenggalek, Sabtu (16/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Aksi susur jalur trail dan berbagi bantuan sosial (bansos) ke daerah pelosok di Kabupaten Trenggalek, digelar Korem 081/Dhirotsaha Jaya dan sembilan Kodim jajarannya, Sabtu (16/7/2022).

Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Deni Rejeki bersama para komandan kodim dan prajurit TNI AD menyusuri rute trail dari Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, hingga Desa/Kecamatan Karangan sepanjang 33,7 kilometer (km).

Di lokasi pemberangkatan, titik rehat, hingga titik akhir rute, mereka sekaligus membagikan ratusan paket beras dan uang tunai kepada warga kurang mampu.

Deni menjelaskan, menyusuri jalur trail di Trenggalek digelar sekaligus untuk menilik destinasi-destinasi menarik yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Dari jalur tersebut, rombongan menjelajahi salah satunya destinasi Bukit Belik Waru di Kecamatan Gandusari.

Bukit ini merupakan salah satu destinasi wisata di ketinggian yang menawarkan pemandangan menawan.

"Kami datang ke Trenggalek sekaligus untuk berolahraga serta mengangkat destinasi yang ada. Juga untuk menggelar bakti sosial," kata Deni.

Jalur trail yang dilewati merupakan kombinasi dari jalur aspal dan tanah. Di jalan aspal, para rombongan melintasi permukiman warga.

Deni menekankan kepada rombongan untuk santun saat ngetrail melintasi jalur aspal.

"Kalau di jalur tanah, silakan tancap gas. Tapi kalau di jalan umum, semua harus santun," perintahnya.

Menelusuri daerah pelosok Trenggalek dengan motor trail dipilih karena moda itu dianggap efektif untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit ditilik dengan kendaraan biasa.

"Ini sekaligus untuk memantau wilayah-wilayah kami yang aksesnya cukup sulit," ujarnya.

Selain menelusuri jalur wisata dan menggelar bansos, para TNI juga mendatangi kandang-kandang peternak di pelosok.

Tujuannya untuk memantau penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Ini sekaligus untuk memantau lalu lintas hewan ternak di tengah wabah PMK," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Trenggalek

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved