Berita Madura

Aneh, Ditinggal Keluar, 3 Rumah di Madura Acak-acakan seperti Dimasuki Maling, Tak Ada Barang Hilang

Aneh, ditinggal nonton imtihanan, tiga rumah warga Madura acak-acakan seperti dimasuki maling, namun tidak ada barang hilang.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Personel Polsek Larangan saat mengecek ketiga TKP rumah yang diduga dimasuki maling di Dusun Bentar, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (17/7/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Maling diduga mengobok-obok tiga rumah di Dusun Bentar, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (17/7/2022) malam.

Tiga rumah itu adalah milik M Sadali, M Salim dan Puhari.

Namun anehnya, tidak ada barang hilang satupun di antara ketiga pemilik rumah yang diduga dimasuki maling itu.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah menyampaikan, setelah anggotanya melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP), ketiga korban tidak mengalami kerugian dan tidak kehilangan barang apapun.

Hanya saja kondisi di dalam rumah korban berantakan karena diacak-acak oleh pelaku.

Peristiwa dugaan aksi pencurian ini bermula saat ketiga korban bersama keluarga besarnya keluar rumah menonton acara imtihanan.

Namun ketika pulang dan masuk ke dalam rumahnya, korban langsung terkejut melihat salah satu kamarnya berantakan.

Setelah diperiksa ke seluruh ruangan, tidak ada barang yang hilang.

"Anggota Polres Pamekasan bersama anggota Polsek Larangan terkait informasi dari masyarakat adanya percobaan pencurian di tiga rumah itu langsung kami respons," kata AKP Nining Dyah saat dikonfirmasi Tribun Jatim Network, Senin (18/7/2022).

AKP Nining Dyah juga mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data dari para saksi dan mengumpulkan informasi dari masyarakat setempat untuk mengungkap pelaku.

Selain itu, sejumlah lokasi juga telah diperiksa.

"Saat itu juga anggota kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan interogasi terhadap korban dan masyarakat sekitar untuk mencari petunjuk awal,” tutupnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Madura

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved