Berita Probolinggo

Berenang dengan Jeriken usai Perahu Empat Pemancing di Probolinggo Karam, Nahkoda Hilang

Pilih berenang dengan bantuan jeriken usai perahu yang ditumpangi bersama empat pemancing karam di Probolinggo, seorang nahkoda hilang.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Korban selamat dalam peristiwa tenggelamnya perahu pemancing, saat diperiksa kesehatannya di Kantor Satpolairud Polres Probolinggo, Minggu (17/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Usai perahu yang ditumpanginya bersama empat pemancing karam pada Sabtu (16/7/2022) sakitar pukul 14.30 WIB, seorang nahkoda, Alex (30) warga Dusun Krajan, Desa Klaseman, Kabupaten Probolinggo, hilang.

Hingga kini Alex belum ditemukan. Polisi dibantu relawan dan para nelayan setempat berupaya melakukan operasi SAR menemukan keberadaan sang nahkoda.

Kasatpolairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan, operasi SAR mulai dilakukan Minggu (17/7/2022). 

Pencarian dilakukan di sekitar area tenggelamnya perahu, perairan utara Probolinggo, wilayah Desa Klaseman, Gending, Kabupaten Probolinggo

"Hari ini operasi SAR dilakukan," katanya. 

Sesaat usai perahu karam, keempat pemancing itu mengajak Alex untuk merapat berkumpul jadi satu.

Namun, Alex memilih berenang dengan bantuan jeriken bahan bakar perahu menuju ke daratan untuk meminta pertolongan.

Namun sampai detik ini, Alex belum ditemukan keberadaannya. 

Sedangkan, empat pemancing selamat usai dievakuasi oleh nelayan Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo

Mereka kemudian dievakuasi ke Kantor Satpolairud Polres Probolinggo, Minggu (17/7/2022) pukul 08.30 WIB. 

"Empat pemancing selamat sudah dievakuasi ke kantor Satpolairud. Keempat pemancing sudah dicek kesehatannya. Setelahnya, mereka dipulangkan ke rumah masing-masing," paparnya. 

Di samping itu, AKP Slamet Prayitno mengimbau, agar para nelayan berhati-hati saat melaut karena cuaca ekstrem

Belakangan, terjadi ombak besar dan angin kencang di lautan. 

"Para nelayan diimbau lebih berhati-hati saat melaut. Karena cuacanya sedang ekstrem," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Probolinggo

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved