Kecelakaan

Kronologi Kecelakaan Maut di Surabaya, Truk Gilas Pemotor yang Gendong Bayi, Pilu Ibu Panggil 'Anak'

Kronologi wanita pemotor yang gendong anak tujuh bulan tergilas truk trailer hingga masuk di kolong truk, di Jalan Sukomanunggal No 108, Surabaya

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Kondisi motor masih di dalam kolong saat kecelakaan maut yang menimpa wanita sedang gendong bayi 7 bulan di Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kronologi wanita pemotor yang gendong bayi tujuh bulan tergilas truk trailer hingga masuk di kolong truk, di Jalan Sukomanunggal No 108, Sukomanunggal, Surabaya, Jatim, Selasa (19/7/2022) sore, terungkap .

Informasinya, truk trailer bermuatan peti kemas kosong bernopol L-9525-UN, yang dikemudikan Gilang Prakosa Putra (24) warga Sukomanunggal, Surabaya, melaju dari arah barat kawasan Sawahan menuju ke timur kawasan Tandes. 

Truk tersebut semula melaju di lajur paling kanan, dari tiga lajur yang terdapat di sepanjang ruas jalan tersebut. 

Setibanya di depan sebuah rumah bernomor 102, entah apa penyebabnya, truk tersebut oleng ke sisi lajur paling kiri jalan. 

Tak pelak, di lajur tersebut, terdapat sebuah motor Honda Revo bernopol L-4570-SS yang dikendarai Herliany Oktovina (30) sambil menggendong buah hatinya berusia tujuh bulan berinisial FJT, yang sedang melaju searah. 

Truk itu langsung menghantam pemotor tersebut, hingga membuatnya merangsek ke dalam kolong kabin truk. 

Baca juga: Ditabrak Truk saat Dibonceng Naik Motor, Bayi di Surabaya Tak Tertolong, Teriakan Ibu Bikin Pilu

Kondisi motor masih di dalam kolong. Akibat kecelakaan ini seorang bayi usia 7 bulan yang sedang digendong oleh ibunya tak terselamatkan
Kondisi motor masih di dalam kolong. Akibat kecelakaan ini seorang bayi usia 7 bulan yang sedang digendong oleh ibunya tak terselamatkan (TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI)

Dalam waktu yang bersamaan. Truk tersebut juga menghempas bangunan sisi teras paling luar dari rumah Suroso bernomor 108. 

Menurut saksi mata atau warga Suroso, dirinya tidak mendapati adanya upaya pengereman ataupun klakson petanda kedatangan truk, sebelum tabrakan itu terjadi. 

Yang ia tahu, tiba-tiba terdengar suara benturan keras bodi truk menghantam bagian sisi terluar teras rumahnya. 

Lalu, yang bikin memiluian, Suroso mendengar jeritan bertalu-talu seperti tanpa henti, dari korban yang berada di dalam kolong truk. 

"Semenjak terdorong sampai ke bawah, dia minta tolong 'anakku anakku anakku', terus sampai gak sadar, sampai dikeluarkan orang orang ke tempat yang agak longgar," ujar Suroso saat ditemui TribunJatim.com di lokasi, Selasa (19/7/2022). 

Baca juga: Suasana Mencekam Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur, 11 Orang Tewas, Ada yang Masuk Kolong

Suroso menduga, sopir truk tersebut tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya karena mekanisme pengereman truk berwarna mera ngadat. 

Pasalnya, sama sekali dirinya tidak mendengar adanya suara gesekan ban truk yang menjadi petanda dari pihak sopir melakukan pengereman laju kendaraan. 

"Iya. Soalnya tidak ada tanda-tanda ngerem. Iya gak ada. Di dorong. Motor di depan iya kecepit. Enggak kena ban. Iya (dibawah kolong)," pungkas Suroso, yang saat kejadian itu terjadi dirinya sedang berada di dalam rumah menonton televisi. 

Sementara itu, anggota Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya Aipda Suwandi mengatakan, proses penyelidikan dan penyidikan atas insiden tersebut masih dilakukan oleh pihak Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya

Kini, sopir truk menjalani pemeriksaan di Markas Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya

"Kejadian jam 16.00 WIB. Sopir diamankan ke Mako Suko Manunggal. Kendaraan motor masuk kolong. Dugaan penyebabnya, kita masih pendalaman dari Polrestabes Surabaya," pungkas Aipda Suwandi saat ditemui awak media di lokasi. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved