Berita Madiun

Berkah Tingginya Harga Cabai Keriting, Petani di Kabupaten Madiun Perluas Lahan Tanam, Optimis Cuan

Tingginya harga cabai mendatangkan keuntungan tersendiri bagi petani cabai di Madiun. Seorang petani cabai keriting mengatakan saat ini harga cabai..

TRIBUNJATIM.COM/Sofyan Arif Candra
Tingginya Harga Cabai Keriting Untungkan Petani di Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Tingginya harga cabai mendatangkan keuntungan tersendiri bagi petani cabai di Madiun.

Seorang petani cabai keriting di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Dimyati mengatakan saat ini harga cabai dari petani ke tengkulak dihargai Rp 65 ribu perkilogram.

"Sudah setengah bulan harganya stabil Rp 65 ribu (perkilogram)," kata Dimyati, Rabu (20/7/2022).

Menurut Dimyati bulan lalu harga cabai keriting dari petani bisa mencapai Rp 85 ribu perkilogram, namun harga tersebut hanya bertahan 2-3 hari saja.

Setelah itu harganya terus turun hingga mencapai Rp 30 ribu perkilogram di akhir bulan.

"Lalu kembali naik lagi sampai saat ini Rp 65 ribu perkilogram. Ya Alhamdulillah, kalau seperti ini terus petani untung," lanjutnya.

Baca juga: Musim Hajatan, Harga Bawang Merah dan Cabai di Jember Masih Tinggi, Pedagang Mengeluh

Menurut Dimyati, kendala dalam menanam cabai keriting adalah hama ulat, kutu putih, dan jamur.

Namun hal tersebut bisa diatasi dengan pestisida dan obat-obatan lainnya.

"Biaya obatnya memang menjadi lebih mahal, tapi masih untung karena harganya tinggi dan hasil (panennya) memuaskan," jelasnya.

Ia sendiri baru menanam cabai keriting untuk yang pertama kalinya. Namun secara kasat mata ia optimistis cuan alias untung.

Bahkan ia sudah melakukan perluasan penanaman cabai, dari yang sebelumnya tempat pembibitan bawang merah diganti cabai keriting.

"Bibit bawang merahnya saya pindah ke sawah yang ditanami padi, soalnya padinya sudah mau panen," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved