Berita Surabaya

Jalan Gubernur Suryo Surabaya Ditutup Sebagian, Pemkot Surabaya Siapkan Jalur Alternatif

Jalan Gubernur Suryo Surabaya ditutup sebagian. Pemkot Surabaya lakukan rekayasa lalu lintas. Simak selengkapnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau proses pembangunan saluran di Jalan Gubernur Suryo beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pemkot Surabaya berkoordinasi dengan kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Ini merupakan imbas dari pembangunan crossing saluran yang dibuat melintas di Jalan Gubernur Suryo.

Pembangunan crossing saluran air yang memotong Jalan Gubernur Suryo, ini akan menghubungkan saluran di Jalan Simpang Pojok dan Jalan Simpang Dukuh. Harapannya, air bisa langsung mengalir ke rumah pompa di Jalan Kenari (rumah pompa Kenari) sehingga bisa mengantisipasi banjir di pusat kota.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. ”Ada sejumlah rekayasa lalu lintas yang dilakukan teman-teman kepolisian,” kata Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru, Kamis (2/7/20220).

Rencananya, rekayasa pengalihan lalu lintas akan dalam rangka proyek pengerjaan box culvert akan berlaku pada 22-27 Juli 2022. Pada malam hari (pukul 22.00-05.00 WIB), ruas jalan Gubernur Suryo akan ditutup sebagian (hanya pada sisi yang dikerjakan).

Baca juga: Percantik Jalan Protokol di Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Revitalisasi Sejumlah Taman Pasif

Untuk tahap pertama, pengerjaan saluran akan dilakukan di depan Bank Danamon mengarah ke tengah Jalan Gubernur Suryo. Sehingga, pada malam hari, pengendara dari arah Jalan Basuki Rahmad yang akan menuju ke Jalan Gubernur Suryo tidak bisa langsung belok kanan melainkan akan dialihkan menuju Embong Malang.

Apabila tahap pertama selesai, pengerjaan saluran dilanjutkan tahap kedua yakni dari sisi Hotel Grand Inna Tunjungan sampai ke tengah Jalan Gubernur Suryo. Nantinya, pengendara dari Tunjungan diarahkan ke Embong Malang. Seluruh tahapan pembangunan diestimasikan selesai hingga 2 Agustus 2022 mendatang.

Sekalipun rekayasa lalu lintas hanya dilakukan pada malam hari, Dishub Surabaya telah mengantisipasi adanya potensi kepadatan kendaraan di siang hari. Masyarakat bisa memilih jalur-jalur alternatif.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surabaya Soesandi Ismawan menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi kemacetan dengan menyiapkan jalur alternatif. ”Apabila penuh, masyarakat bisa memanfaatkan jalur alternatif,” kata Soesandi dikonfirmasi terpisah.

Dari jalan Tunjungan, pengendara bisa belok kiri menuju Jalan Kenari yang tembus ke Jalan Simpang Dukuh. Kemudian, pengendara belok kanan ke Jalan Simpang Dukuh untuk selanjutnya masuk ke Jalan Gubernur Suryo dari sisi Grand Inna Tunjungan.

”Nanti keluar di samping SMA Trimurti untuk masuk ke Jalan Gubernur Suryo,” katanya.

Sedangkan pengendara dari Jalan Basuki Rahmat yang akan menuju Gubernur Suryo atau Jalan Yos Sudarso bisa melalui Jalan Embong Wungu. Selanjutnya, masuk ke arah Jalan Taman Apsari untuk tembus ke Jalan Gubernur Suryo.

"Nanti akan melawati Patung Joko Dolok. Tembusnya bisa ke situ," katanya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved