Berita Madiun

Kelola Limbah Jadi Berkah, Kota Madiun Raih Anugerah UI Green City Metric Rankings 2022

Wali Kota Madiun Maidi menerima penghargaan anugerah Kota Paling Berkelanjutan Dalam Bidang Tata Kelola Limbah dari UI Green City Metric Rankings 2022

istimewa
Wali Kota Madiun, Maidi menerima penghargaan anugerah Kota Paling Berkelanjutan Dalam Bidang Tata Kelola Limbah dari UI Green City Metric Rankings 2022, Kamis (21/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun Maidi menerima penghargaan anugerah Kota Paling Berkelanjutan Dalam Bidang Tata Kelola Limbah dari UI Green City Metric Rankings 2022, Kamis (21/7/2022).

Selain itu Kota Madiun juga menempati peringkat ke-4 Kota Paling Berkelanjutan dari total 34 peserta UI Green Metric

Maidi menyadari, Kota Pecel sebagai kota yang berkembang dan diminati pengunjung akan diiringi dengan volume sampah yang semakin banyak. 

Untuk itu lah, Kota Madiun telah melakukan berbagai upaya dalam melakukan pengelolaan sampah.

Salah satunya adalah mengolah sampah menjadi gas metan. Selain itu, juga kegiatan reduce, reuse, recycle yang telah berlangsung di kelurahan maupun sekolah. 

"Limbah bukan masalah. Tapi bisa menjadi berkah kalau kita bisa memanfaatkannya dengan baik," tutur Maidi saat menerima penghargaan tersebut di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. 

Baca juga: Hanya Dalam Waktu Sepekan, Kota Madiun Terima Tiga Perhargaan Tingkat Nasional, Maidi: Kado Terindah

Lebih lanjut, dengan penerimaan penghargaan dari UI Green Metric menurut Maidi pembangunan di Kota Madiun telah memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan yang dapat dirasakan oleh masyarakat masa kini dan juga generasi yang akan datang. 

Mantan Sekda Kota Madiun ini mengatakan menargetkan penghargaan tersebut merupakan pelecut semangat untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

"Harapannya, tahun depan bisa dapat rangking satu," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua UI Green Metric Prof. Dr. Riri Fitri Sari mengatakan bahwa proses penilaian kota/kabupaten telah dilakukan sejak 6 bulan lalu. 

Dalam proses ini, tim penilai memperhatikan enam aspek utama. 

Yakni, Bidang Penataan Ruang dan Infrastruktur, Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Bidang Tata Kelola Limbah dan Sampah, Bidang Tata Kelola Air, Bidang Akses dan Mobilitas, serta Bidang Tata Pamong di Indonesia. 

"Indeks UI Green Metric telah melayani lebih dari 900 universitas di dunia. Melalui penilaian ini kita semua tentu berharap kota/kabupaten kita bisa menjadi contoh untuk tata kelola lingkungan berkelanjutan," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved