Breaking News:

Berita Bisnis

Perkuat Geliat Grassroot Economy di Jatim, BSI Resmikan UMKM Center di Surabaya

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi meluncurkan BSI UMKM Center di Surabaya, Jawa Timur, sebagai dukungan nyata bank syariah terbesar

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Fikri Firmansyah
(dua dari kiri) Hery Gunardi selaku Direktur Utama BSI saat meresmikan UMKM Center di Surabaya, Kamis (21/7/22). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi meluncurkan BSI UMKM Center di Surabaya, Jawa Timur, sebagai dukungan nyata bank syariah terbesar di Tanah Air dalam memperkuat usaha kecil dan menengah yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Kamis (21/7/22).

Pasalnya, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional merupakan yang terbesar di antara entitas bisnis lainnya yaitu  mencapai 60,9 persen.

UMKM Center BSI di Surabaya merupakan fasilitas ketiga yang dibangun oleh perseroan, setelah di Yoyakarta (Juni 2022) dan di Provinsi Aceh pada Juni 2022.

"Kami berharap UMKM Center di Jawa Timur ini dapat memperkuat kehadiran BSI sekaligus bermanfaat untuk mendorong usaha kecil dan menengah di grassroot economy hingga naik kelas.

Melalui berbagai program pembinaan agar pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnis yang lebih modern, terdigitalisasi bahkan mampu memasuki pasar global.

Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan pada UMKM dengan berbagai strategi, salah satunya melalui UMKM Center.” kata Hery Gunardi selaku Direktur Utama BSI saat meresmikan UMKM Center di Surabaya, Kamis (21/7/22).

Baca juga: Wagub Jatim Apresiasi Kehadiran UMKM Center BSI di Surabaya, Sebut Simbol Kebangkitan UMKM

Hery dalam sambutannya juga mengatakan, kehadiran UMKM Center ini merupakan wujud nyata keberpihakan BSI terhadap sektor UMKM dengan menargetkan pertumbuhan pembiayaan UMKM sekitar 6 % pada tahun ini, yang mana merupakan visi besar BSI untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM beralasan kuat.

Ia memaparkan, mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM per Maret 2021, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 % atau senilai Rp8.573,89 triliun.

Sektor UMKM juga mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 % dari total investasi di Indonesia. Menurut data nasional, jumlah pelaku UMKM pun mencapai 99 % dari total usaha di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved