Berita Persela Lamongan

Meski Persela Akhiri Puasa Kemenangan, Fakhri Husaini Akui Timnya masih Punya PR: Gas Pol Rem Blong

Kendati menang atas Gresik United, pelatih Persela Fakhri Husaini mencatat beberapa hal yang masih harus diperbaiki timnya.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Taufiqur Rohman
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
Persela Lamongan libas Gresik United, skor telak 4-1, pada laga uji coba di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (23/7/2022) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Persela Lamongan sukses menundukkan Gresik United dengan skor telak 4-1, dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (23/7/2022).

Empat gol Persela dicetak oleh Ahmad Wahyudi pada menit 8, Zulham Zamrun menit 21, Wirdan menit 41 dan Risqki Putra Utomo menit 63.

Sementara satu gol balasan Gresik United dicetak oleh Rivaldo Lestaluhu pada menit 55.

Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana Persela dari serangkaian uji coba yang telah dijalani.

Sebelumnya, ditahan imbang PSMS Medan 1-2, kalah dari Persikab Bandung 2-3, lawan Deltras Sidoarjo 2-2, kemudian kalah dari Persebaya dan Madura United 2 gol tanpa balas.

Baca juga: Hasil Persela Vs Gresik United: Laskar Joko Samudro Jadi Bulan-bulanan Laskar Joko Tingkir

"Buat saya ini uji coba, menang itu bukan jadi prioritas utama. Tapi tetap kita harus syukuri bahwa akhirnya kami bisa raih kemenangan dalam pertandingan yang dihadiri penonton," kata Pelatih Persela, Fakhri Husaini, usai laga.

Laga di Stadion Surajaya ini menjadi hiburan bagi suporter Persela yang mungkin selama ini mereka tidak pernah melihat timnya secara langsung.

Fakhri puas dengan penampilan anak asuhnya. Para pemain telah menunjukkan peningkatan, baik secara fisik, teknik, taktik dan mental.

Selain itu, transisi negatif ketika kehilangan bola juga berjalan dengan baik.

Begitu juga ketika mereka membangun serangan. Terlihat banyaknya peluang yang berhasil diciptakan.

Proses 4 gol juga cukup baik, melalui open play, set piece juga ada. Kemudian mereka mampu bermain dengan tempo tinggi 2 kali 45 menit.

"Saya berusaha tidak mengganti banyak pemain di babak pertama, saya ingin melihat sejauh mana kemampuan fisik mereka sebelum Liga 2 dimulai," ungkapnya.

Kendati memuaskan, eks pelatih Timnas Indonesia U-16 tersebut mencatat beberapa poin yang masih harus diperbaiki. Di antaranya soal penyelesaian akhir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved