Berita Kabupaten Madiun

Petani Bawang Merah di Madiun Pilih Panen Dini, Antisipasi Harga Beli Tengkulak Anjlok

Untuk mengantisipasi anjloknya harga jual bawang merah dari petani ke tengkulak, petani bawang merah di Kabupaten Madiun memilih melakukan panen dini.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Petani bawang merah di Kabupaten Madiun panen dini untuk mengantisipasi anjloknya harga jual bawang merah dari petani ke tengkulak, Sabtu (23/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Untuk mengantisipasi anjloknya harga jual bawang merah dari petani ke tengkulak, petani bawang merah di Kabupaten Madiun memilih melakukan panen dini.

Seorang petani bawang merah di Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Izam Piyono mengatakan, saat ini harga bawang merah di pasaran mulai turun.

"Takutnya akan diikuti dengan turunnya harga beli tengkulak dari kita (petani)," kata Izam, Sabtu (23/7/2022).

Pekan lalu harga bawang merah di pasar tradisional berada di rentang harga Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram.

Namun pekan ini turun di harga Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram.

Izam sendiri memanen bawang merahnya di umur 50 hari, padahal biasanya ia memanen bawang merah minimal di umur 56 hari.

Baca juga: Petani Mulai Panen Bawang Merah Lokal, Harga di Pasar Anom Baru Sumenep Mulai Turun

"Bisa dijual kering, bisa juga dijual basah. Kalau dijual kering harus dijemur dulu selama tiga hari," lanjutnya.

Bawang merah kering dihargai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah basah dibeli tengkulak dengan harga Rp 20-25 ribu per kilogram.

Izam sendiri memilih menjualnya dengan posisi kering lantaran sudah memasuki musim kemarau, sehingga matahari bersinar sepanjang hari.

Lebih lanjut, Izam menjelaskan, harga bawang merah sempat naik beberapa pekan yang lalu lantaran panen raya yang tidak bersamaan antara satu daerah dengan daerah lainnya.

"Misalnya Madiun dengan Nganjuk saja sekarang tidak bareng, jadi barangnya terbatas. Nganjuk saja untuk memenuhi kebutuhan di sana sendiri masih kurang," jelasnya.

Sedikitnya stok tersebut yang menyebabkan harga bawang merah melambung tinggi.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Madiun

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved