Berita Madura

Kasus Penyelundupan Pupuk Bersubsidi di Sampang Kini Seret 2 Nama Baru Jadi Tersangka

Tersangka kasus Penyelundupan 17 ton pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang, Madura bertambah. Sebelumnya terdapat lima nama tersangka

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Hanggara Pratama
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Senin (25/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Tersangka kasus Penyelundupan 17 ton pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang, Madura bertambah.

Sebelumnya terdapat lima nama tersangka yang terseret dalam kasus yang terjadi pada (12/4/2022) tersebut.

Saat ini ditambah dua nama baru, sehingga total tersangka menjadi tujuh orang dengan peran yang berbeda, mulai dari supir sampai penanggung jawab kios.

Akan tetapi, hanya ada dua tersangka yang kini hendak menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Sampang.

Bahkan, dua orang ini tergolong paling baru yang ditetapkan tersangka oleh Polres Sampang.

Mereka adalah Basuni (31) penanggung jawab kios Empat Bintang di Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasa.

Kemudian Misrahul Hidayat (45) penanggung jawab kios Jasa Mama di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Baca juga: Dinas Pertanian Sampang Penuhi Panggilan Polres Magetan Soal Truck Bermuatan 9 Ton Pupuk Bersubsidi

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Imang Job Marsudi mengatakan, bahwa sebelumnya Polres Sampang telah melimpahkan berkas perkara milik beberapa pelaku penyelundupan pupuk bersubsidi.

Namun, sejumlah pelaku ini dinilai tidak masuk ke dalam unsur perkara sehingga berkas dikembalikan dan menyarankan untuk mengembangkan kasus kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved