Berita Madura

Madura Berdarah, Pria di Pamekasan Dibacok di Siang Bolong, Korban Dianggap Ganggu Istri Orang

Peristiwa pembacokan terjadi di Pamekasan, Madura. Bermula dari istri yang diganggu oleh pria lain

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kuswanto Ferdian
Personel Polsek Tlanakan, Madura saat mendatangi TKP pembacokan terhadap Moh. Syafiuddin (40), warga Dusun Batu Nonggul, Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Senin (25/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Motif pembacokan yang menimpa Moh Syafiuddin (40) gegara masalah asmara.

Warga Dusun Batu Nonggul, Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura itu dibacok oleh dua pelaku yang merupakan warga setempat, Senin (25/7/2022) siang.

Dua pelaku pembacokan itu berinisial Y (50) dan Tupah (52) warga Dusun Montoggah, Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Oleh pelaku, korban dibacok dengan celurit di dalam rumahnya sekitar pukul 11.00 WIB.

Tak sampai sehari, Polres Pamekasan langsung menangkap dua pelaku pembacokan itu berdasarkan laporan Polisi nomor : LP/B/377/VII/2022/SPKT/POLRESPAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 25 Juni 2022.

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengatakan, pelaku melakukan pembacokan setelah mendengar korban diduga berselingkuh dengan istri saudaranya.

Kata dia, sebelum pembacokan terjadi, korban siang itu masih mengendarai becak motornya dengan membawa penumpang Ibu Waroh (43) warga Dusun Tengah, Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Baca juga: Kepiluan Istri Baru Bersalin, Suami Kabur Selingkuh & Tak Adzani Anak: Buatlah Anak di Luar Nikah

Usai mengantar penumpang tersebut, sekira pukul 11.00 WIB, korban pulang kerumahnya dan langsung beristirahat.

Tak lama kemudian, datang dua pelaku ke rumah korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved