Berita Jatim

Kader Tidar Minta Agar Tunjungan Fashion Week Lebih Terkonsep: Ingatkan Cara Berpakaian

Dwi Wijayanto meminta agar acara yang ada di Jalan Tunjungan, Surabaya agar bisa lebih terkonsep nantinya

Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Kader Tidar Dwi Wijayanto meminta agar acara yang ada di Jalan Tunjungan, Surabaya agar bisa lebih terkonsep 

TRIBUNJATIM.COM,  SURABAYA - Para anak muda di perkotaan sedang terkena demam ala Citayam Fashion Week saat ini. Tak terkecuali di Kota Surabaya.

Pada akhir pekan biasanya anak muda perkotaan berlenggak-lenggok di Jalan Tunjungan, Kecamatan Genteng. Tampilan mereka seakan tak mau kalah dengan selengram asli Citayam seperti Bonge dan Jeje di Jakarta.

Melihat fenomena ini Bos Entertaint Mahar Agung Event Organizer, Dwi Wijayanto meminta agar acara yang ada di Jalan Tunjungan, Surabaya agar bisa lebih terkonsep nantinya. Karena Jalan Tunjungan merupakan jalanan umum yang padat kendaraan setiap harinya.

"Sebetulnya sangat bagus banget karena karya anak muda harus difasilitasi dan dikoordinir. Di Surabaya contoh Citayam Fashion Week di Jalan Tunjungan, karena memiliki sejarah yang bagus dan punya daya tarik," ujarnya Kamis (28/7/2022).

Apalagi menurut dia Jalan Tunjungan sudah sangat menarik memang saat ini. Karena sudah direvitalisasi oleh Pemkot Surabaya.

Baca juga: Tidar Jatim Siapkan Kader Milenial Potensial untuk Pemilu 2024, Ada Dokter hingga Aktivis NU

"Boleh melakukan karya di Tunjungan tapi harus dikoordinasi dengan baik. Dan pemerintah, mau tidak mau atau suka tidak suka harus memfasilitasi anak muda," kata pria yang akan segera dilantik menjadi ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Surabaya ini.

Dan Dwi juga mengingatkan soal adanya batasan. Sebab, khawatirnya malah dimanfaatkan oleh oknum yang diduga dari komunitas LGBT untuk ikut tampil.

"Karena ada beberapa oknum yang tidak sesuai, pria berpakaian wanita. Kita tidak bisa melarang, tapi di jalan Tunjungan banyak sekali orang yang pastinya akan bisa mencontoh," lanjut pria yang juga  dokter spesialis kecantikan ini.

"Kemarin niat anak muda sendiri tanpa diarahkan. Jadi saran saya pemerintah mungkin bisa arahkan bikin lomba. Untuk fasilitasi anak muda ada parade bunga, mungkin sekarang fashion show," kata arek asli Suroboyo ini kembali.

Dia menambahkan jika tak terkonsep nantinya dipastikan bisa membuat jalanan semakin macet. "Tak asal-asalan pencet lampu dua menit sekali yang sebabkan kemacetan," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved