Berita Madiun

Pendaftaran Pemilu 2024 Dibuka 1 Agustus, Bawaslu Kota Madiun Pelototi Verifikasi Parpol

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun bakal pelototi KPU Madiun terkait verifikasi parpol

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko saat dimintai keterangan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun memperingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun untuk melaksanakan tahapan Pemilu 2024 sesuai PKPU Nomor 4 tahun 2022.

Terdekat, mulai tanggal 1 Agustus KPU akan menerima pendaftaran Parpol untuk Pemilu 2022 yang akan dilanjutkan verifikasi faktual dan administrasi terutama untuk partai politik baru.

Verifikasi faktual yang akan dilakukan adalah keberadaan kantor partai politik, kepengurusan partai politik dan anggota partai politik.

"Tugas bawaslu mengawasi tahapan khususnya dalam rangka pendaftaran partai politik dan verifikasi," kata Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko, Jumat (29/7/2022).

"Kita awasi kinerja KPU apakah menjalankan tugas sesuai aturan yang ada, ketika teledor kita akan mengingatkan untuk kembali ke jalan yang benar," lanjutnya.

Baca juga: PRIMA Jawa Timur Siap Ikuti Proses Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024, Persyaratan Beres

Kokok juga mengatakan pada tahun ini pendaftaran berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya partai politik harus membawa berkas ke KPU, tahun ini partai politik cukup mengunggah nya di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

"KPU dan Bawaslu mengunduh melalui SIPOL dan akan mengawasi melalui SIPOL tersebut," terangnya.

Kokok mengatakan peserta partai politik yang lolos khususnya di Kota Madiun harus mempunyai kepengurusan minimal di dua kecamatan.

Hal tersebut sesuai dengan PKPU nomor 4 tahun 2022 yaitu peserta pemilu yang lolos parpol adalah parpol yang punya 50 persen kepengurusan di tingkat kecamatan.

Selain itu, anggota Parpol harus mempunyai seperseribu dari jumlah total penduduk di Kota Madiun yaitu 200 ribu, atau dengan kata lain partai politik baru di Kota Madiun setidaknya harus mempunyai 201 anggota.

"Kita cermati di SIPOL, nanti akan ada sampel anggota partai politik yang dilakukan verifikasi faktual. Sampel tersebut sudah ditentukan oleh KPU pusat melalui SIPOL," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved