Berita Madura

Bangkalan Gempar, Penjahit Ditemukan Meninggal, Saksi Ungkap Aktivitas Korban Sebelum Tewas

Penjahit di Bangkalan Madura ditemukan tewas. Saksi ungkap pengakuan. Apa yang menjadi penyebabnya?

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ahmad Faisol
Tarjo (kanan) bersama petugas medis RSUD Syamrabu mengevakuasi jenazah Vera’s Taylor, Mujiono usai ditemukan meregang nyawa di dalam lapak sekaligus tempat tinggalnya, Pasar Senenan Kota Bangkalan, Sabtu (30/7/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN -Suasana sepi Pasar Senenan, Kota Bangkalan di saat momen 1 Muharram atau Tahun Baru Islam, Sabtu (30/7/2022) mendadak gaduh. Itu setelah seorang penjahit, Mujiono (60) ditemukan meregang nyawa seusai sejumlah pedagang mendobrak pintu lapak bertuliskan Vera’s sekitar pukul 09.00 WIB.

Pria beralamatkan warga Jalan KH Moh Kholil, Bangkalan lantas dilarikan ke RSUD Syamrabu untuk menjalani otopsi. Namun, kerabat dekat almarhum, Tarjo menduga Mujiono mengalami kelelahan seusai berolahraga badminton, Jumat (29/7/2022) malam.

“Tadi malam sekitar pukul 11.00 WIB diantar teman olahraganya, itu pun dipaksa karena awalnya almarhum tidak mau diantar,” ungkap Tarjo kepada Surya usai jenazah Mujiono dievakuasi petugas medis.

Tarjo menjelaskan, sebelum bermain badminton almarhum sempat membeli obat pereda nyeri otot dan minum jamu masuk angin. Almarhum disebutnya juga sempat meminta dibelikan air mineral setiba di lapaknya seusai bermain badminton.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Probolingo, Mantan Calon Kades Tewas Terlindas Truk Trailer, Riuh Teriakan Warga

“Orangnya sehat namun tadi malam anak saya bilang kalau Pak Mujiono tidak bisa berjalan. Saya kumpul dengan almarhum sejak tahun 1997, KK (Kartu Keluarga) nya masuk di saya,” pungkas pria asal Yogyakarta itu.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved