Berita Malang

FK Unisma Masih Buka Pendaftaran Jalur Pesantren, Makin Banyak Hafalan Akan Dapat Banyak Diskon

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (Unisma) masih membuka gelombang tiga untuk dua jalur reguler dan pesantren. Pendaftaran sampai 8 Ag

humas unisma
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (Unisma) masih membuka gelombang tiga untuk dua jalur reguler dan pesantren. Pendaftaran sampai 8 Agustus 2022. Sedang ujian tulisnya pada 10 Agustus 2022 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (Unisma) masih membuka gelombang tiga untuk dua jalur reguler dan pesantren. Pendaftaran sampai 8 Agustus 2022.

"Sedang ujian tulisnya pada 10 Agustus 2022," jelas Dekan FK Unisma dr Rahma Triliana MKes PhD, Senin (1/8/2022). 

Menurutnya, ini mendaftaran terakhir. Untuk jalur pesantren, syaratnya adalah terbuka bagi mereka yang menjalani SMA sekaligus nyantri di pesantren. Maka Unisma akan memberikan keringanan seperti DPP.

"Minimal tiga tahun di pondok. Selain itu, semakin banyak hafalannya akan makin banyak diskon," kata Rahma.

Dikatakan, semakin lama di ponpes, maka akan memberi pengaruh reward yang diterimanya.

Untuk jalur pesantren juga ada ujian kepesantrenan dan akan memberi pengaruh pada biaya masuk. Untuk pendaftaran ini juga perlu surat penguatan dari ponpesnya dan SMA-nya.

"Kami berharap mereka nanti bisa menguatkan ponpes di kampus," kata dia. 

Baca juga: Kabar Gembira, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Beasiswa untuk Calon Mahasiswa, Simak Syaratnya

Menurut Dekan FK, mahasiswa wajib setahun masuk mahad di kampus. "Tapi bagi mahasiswa yang non muslim ya tidak. Kalau mau tinggal di mahad ya gak papa. Tapi bisa saja tinggal di rusunawa dekat mahad," tambah Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi.

Menurutnya kampus mengayomi semua ubsur karena Unisma merupakan kampus multi kultural.

FK Unisma baru-baru ini juga bekerjasama dengan RSUD M Anwar di Kabupaten Sumenep.

Dari pihak RS dan Bupati Sumenep menyambut baik. Sebab jika ada mahasiswa FK Unisma co as di RSUD itu, bisa menjadi RS pendidikan. RS pendidikan yang utama bagi FK Unisma ada di RSUD di Bangkalan dan di daerah lain.

Dekan menambahkan jika banyak lulusan FK Unisma yang menjadi dokter-dokter di kepulauan Sumenep sebagai dokter puskemas.

Baca juga: Kejari Kota Malang Gelar MoU dengan Unisma, Tingkatkan Sinergitas Bersama Perguruan Tinggi

"Jumlahnya ada sembilan orang. Ini menjadi alasan FK Unisma merambah ke Sumenep untuk mencari RS pendidikan baru. Kami juga memiliki mahasiswa dari Sumenep. Maka nanti orangtua mereka akan tenang jika dikirimkan ke RS di Madura," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved