Berita Madura

Cerita Paman Perusak Keponakan di Madura, Ajak Geluti Bisnis Haram hingga Berujung Bui

Inilah kisah seorang paman di Bangkalan Madura yang tega ajak keponakan menggeluti bisnis narkoba

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ahmad Faisol
Kasat Narkoba Polres Bangkalan, Iptu Muhlis Sukardi (pakai topi) melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap remaja berinisial SA sebagai tersangka kepemilikan 12 gram sabu, Kamis (8/4/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, Satnarkoba Polres Bangkalan akhirnya berhasil menangkap remaja berinisial SA (20), warga Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah. Di bawah kasur dalam kamarnya, polisi menemukan barang bukti sejumlah 12 gram sabu.

Belasan gram sabu itu dikemas dalam beberapa poket siap jual terdiri dari satu kantong klip berisi 6,52 gram sabu, satu kantong klip berisikan 2,84 gram sabu, dan beberapa paket hemat kemasan 0,56 gram, 0,44 gram, 0,44 gram, 0,44 gram, 0,42 gram, dan 0,38 gram.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengungkapkan, tersangka SA mengaku diminta pamannya berinisial ML untuk mengedarkan 12 gram sabu tersebut. Belasan barang bukti sabu itu dibeli pamannya dari seorang pria berinisial HD senilai Rp 7.000.000.

“Beberapa hari kami melakukan pengendapan untuk bisa meyakinkan bahwa di situ memang ada barangnya. Saat kami menggeledah, memang benar ada sebanyak 12 gram sabu yang disimpan SA di bawah kasur,” ungkap Wiwit, Kamis (8/4/2022).

Baca juga: Anak Buah Bandar Narkoba Disikat Polrestabes Surabaya, Ganja dan Sabu Jadi Bukti Kuat

SA dibekuk pada Kamis (28/7/2022). Ia dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polres Bangkalan saat ini menetapkan paman SA yang berinisial ML sebagai Daftar Pencarian Orang.

Sat Narkoba Polres Bangkalan juga menangkap seorang pengedar sabu berinisial HN (53), warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Rabu (3/8/2022). Saat penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 1,13 gram yang dikemas dalam tiga poket hemat; 0,37 gram, 0,36 gram, dan 0,40 gram.

Di tempat terpisah, Unit Reskrim Polsek Kwanyar menghentikan pengendara sepeda motor berinisial FR (46) ketika melintasi Jalan Ray Desa Ketetang, Kecamatan Kwanyar, Rabu (3/8/2022). Pak Haji asal Desa Sukolilo Timur, Kecamatan Labang itu kedapatan membawa sabu seberat 1,88 gram.

“Barang buktinya dikemas menjadi beberapa bagian; dua poket dengan berat masing-masing 0,37 gram dan tiga poket sabu seberat masing-masing 0,38 gram. Ia baru saja membeli dari seorang berinisial MM seharga Rp 800 ribu,” pungkas Wiwit.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved