Berita Tulungagung

Ketuanya Ditahan KPK, DPC PKB Tulungagung Koordinasi dengan DPW dan DPP Cari Pengganti

Ketuanya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), DPC PKB Tulungagung berkoordinasi dengan DPW dan DPP untuk mencari penggantinya.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Adib Makarim ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/8/2022). Adib Makarim sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap ketok palu pengesahan APBD dan APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung 2014-2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Adib Makarim ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/8/2022).

Adib Makarim sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap ketok palu pengesahan APBD dan APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung 2014-2018.

Dia selama ini juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tulungagung.

DPC PKB Tulungagung mempertimbangkan untuk mempersiapkan bantuan hukum bagi Adib Makarim

"Kami akan berusaha membuat tim hukum untuk mengawal proses hukum yang berjalan," terang Sekretaris Dewan Tanfidz DPC PKB Tulungagung, Nuruddin, Kamis (4/8/2022).

Terkait penahanan Adib, DPC PKB Tulungagung masih melakukan konsolidasi internal. 

DPC juga masih berkoordinasi dengan PDW Jatim dan DPP PKB untuk mengisi jabatan ketua DPC Tulungagung.

Sehingga Adib secara resmi masih menjadi Ketua DPC Tulungagung.

"Masih menunggu hasil koordinasi dengan DPW dan DPP," sambung Nuruddin.

DPC PKB Tulungagung juga belum memikirkan langkah pergantian antar waktu (PAW).

Sebab PAW hanya bisa dilakukan jika perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

"Sesuai ketentuan, PAW hanya bisa dilakukan jika sudah inkracht," pungkas Nuruddin.

Penahanan Adib buntut dari pengembangan perkara suap ketok palu pengesahan APBD dan APBD Perubahan 2014-2018 dengan terpidana mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.

Tiga mantan ketua DPRD Tulungagung ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Adib Makarim, Agus Budiarto dan Imam Kambali.

Mereka diduga ikut menikmati uang suap untuk memperlancar pengesahan APBD dan APBD 2014-2018.

Namun Kambali dan Agus belum ditahan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tulungagung

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved