Berita Surabaya

Tak Kapok Pernah Dipenjara 5 Tahun, Pria Surabaya Ulangi Perbuatannya, Isi Saku Celana Jadi Sebab

Pernah mendekam lima tahun lamanya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) ternyata tak membuat Agus Effedi kapok menjadi bandar sabu.  Pemuda pengangguran

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Agus Effendi saat diinterogasi Kanit Reskrim Polsek Gayungan Polrestabes Surabaya Iptu Hedjen Oktianto di Mapolsek Gayungan 

"Saya ambil barang pesanan, dan sekalian memindahkan barang. Biasanya sabu ditaruh di tempat tertentu," ujar Agus seraya menundukkan kepala. 

Agus mengaku nekat menjual sabu karena alasan ekonomi.

Pasalnya, dia tidak memiliki pekerjaan tetap setelah berhenti menjadi pegawai konter HP.

"Karena konter HP tutup, saya ikut jualan (sabu)," katanya. 

Ia juga tak menampik jika dirinya pernah ditangkap oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, pada tahun 2017.

Akibatnya, Agus terpaksa mendekam di penjara lima tahun lamanya di Rutan Medaeng dan Lapas Pemekasan. 

"Saya dapat kenalan pengedar saat masih di dalam Lapas. Dikenalin teman," pungkasnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved