Berita Gresik

Nasib Pekerja Pabrik Sandal di Gresik, Rela Menginap Demi THR dan Upah yang Belum Diberikan

Ratusan buruh PT Newera Rubberindo tetap bertahan berjaga-jaga di depan pabrik yang sudah tidak produksi. Mereka ingin menuntut hak mereka

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
POSKO - Para pekerja PT Newera Rubberindo membuat posko di depan pintu gerbang perusahaan untuk menjaga aset -aset perusahaan agar tidak dijual selama proses gugatan di PHI Kabupaten Gresik, Minggu (15/5/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ratusan buruh PT Newera Rubberindo tetap bertahan berjaga-jaga di depan pabrik yang sudah tidak produksi, Minggu (7/8/2022). Mereka bertahan di tenda perjuangan sambil menunggu proses gugatan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Kabupaten Gresik.

Kuasa hukum penggugat yaitu Marsanto, mengatakan, teman-teman PUK Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP - KSPI ) Kabupaten Gresik semangat berjuang untuk mendapatkan haknya. Yaitu hak upah dan THR yang belum dibayar.

Menurut Marsanto, gugatan tahap III di PHI Kabupaten Gresik ini yang diajukan sebanyak 414 pekerja. Mereka menuntut upah kekurangan THR dan gaji sesuai upah minimun kota (UMK) sejak tahun 2020 sampai 2021.

"Dalam proses gugatan di PHI, teman-teman PUK berjaga-jaga di sekitar perusahaan, mereka khawatir inventaris perusahaan dijual sebelum putusan," kata Marsanto.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP - KSPI ) Jawa Timur Apin Sirait, mengatakan, teman-teman buruh tetap berjuang untuk mendapatkan haknya.

Baca juga: May Day 2022, Buruh di Jatim Suarakan Isu Nasional dan Lokal, Nasib Ojol Juga Jadi Perhatian

"Mereka sudah bekerja puluhan tahun di pabrik Newera yang produksi sandal dan sepatu, tapi hak THR dan upah masih belum diberikan. Padahal perusahaan sehat. Ini perjuangan para pekerja," kata Apin.

Sementara Kuasa Hukum PT Newera Rubberindo Mahfurali mengatakan, akan menyiapkan bukti dan kesimpulan dalam persidangan. "Kita akan sampaikan bukti-bukti di persidangan," kata Mahfurali.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved