Berita Trenggalek

Petisi Dukungan Tolak Tambang Emas di Trenggalek Kembali Ramai, Bupati Mas Ipin: Masyarakat Terancam

Petisi dukungan untuk menolak tambang emas di Trenggalek kembali ramai dibahas, Bupati Mas Ipin: Masyarakat masih terancam.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menanggapi soal kembali ramainya petisi dukungan kepada Bupati Trenggalek untuk menolak tambang emas, Minggu (7/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Dalam beberapa waktu terakhir, petisi dukungan kepada Bupati Trenggalek untuk menolak tambang emas kembali ramai dibicarakan di media sosial.

Petisi di situs change.org itu diunggah pada Maret tahun lalu.

Petisi yang dibuat oleh kelompok Aliansi Rakyat Trenggalek itu telah ditandatangani oleh lebih dari 22 ribu orang hingga Minggu (7/8/2022) siang.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menanggapi soal kembali ramainya petisi tersebut.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu mengatakan, sikapnya terhadap keberadaan tambang emas di Trenggalek masih tetap sama.

Ramainya kembali petisi penolakan tambang emas itu, menurut dia, menunjukkan bahwa masyarakat masih merasa terancam.

Hal itu tak lepas dari belum adanya ketegasan dari pihak terkait, sepeti yang diharapkan oleh pemkab dan masyarakat.

"Petisi ini diawali teman-teman ART (Aliansi Rakyat Trenggalek). Kemudian saya juga menegaskan secara pribadi saya keberatan, dan secara institusi Pemkab Trenggalek bersama masyarakat berkeberatan dengan adanya tambang emas yang izin usaha produksinya kurang lebih 12 ribu hektare itu," kata Mas Ipin, Minggu (7/8/2022)

Aliansi Rakyat Trenggalek, yang terdiri dari 15 organisasi dan kelompok masyarakat, sebenarnya telah menyerahkan petisi tersebut kepada Bupati Trenggalek pada akhir Maret 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved