Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

Pekan Depan Mas Bechi Terdakwa Pencabulan Santri di Ponpes Jombang Dihadirkan Langsung dalam Sidang

Pekan depan Mas Bechi terdakwa kasus pencabulan santri putri di ponpes Ploso Jombang dihadirkan langsung dalam sidang. Ini hasil putusan selanya!

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Terdakwa kasus pencabulan santri putri, Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41) hadiri sidang keempat beragendakan putusan sela, di Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, secara online, Senin (8/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sidang perkara kasus pencabulan santri putri di ponpes di Ploso, Jombang, dengan terdakwa Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41) akan digelar secara offline atau tatap muka. 

Artinya, persidangan akan menghadirkan pihak terdakwa, dan para saksi yang meliputi saksi pelapor, korban hingga saksi ahli. Namun dengan menyesuaikan penjadwalan waktu yang telah ditentukan. 

Keputusan tersebut dibuat oleh Ketua Majelis Hakim Sutrisno dalam sidang lanjutan keempat yakni beragendakan putusan sela, yang digelar di Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (8/8/2022).

Selain itu, majelis hakim juga memutuskan, agenda lanjutan sidang dengan agenda pemeriksaan para saksi yang berjumlah sekitar 40 orang; 30 orang saksi dan 10 orang saksi ahli, akan dilakukan dalam dua kali sesi sidang yang berlangsung sepekan. 

Yakni dilangsungkan pada hari Senin dan Kamis. Dalam setiap harinya pemeriksaan saksi berjumlah empat orang dengan durasi pelaksanaan sidang sekitar 4-5 jam. 

"Mengadili, menyatakan nota keberatan Mas Bechi dari JPU tidak dapat diterima. Menyatakan surat dakwaan dari JPU terhadap Mas Bechi sah menurut hukum, penyelesaian perkara terdakwa Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi dilanjutkan. Sidang pada hari Senin (15/8/2022) pekan depan digelar secara offline dan terbuka untuk umum, dihadiri JPU, terdakwa dan didampingi PH, serta umum," katanya saat membacakan amar putusan sela di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Terungkap, Ponpes Tak Tahu soal Pembelajaran Metafakta yang Dilakukan Mas Bechi Tersangka Pencabulan

Kemudian, pertimbangan yang melatarbelakangi putusan tersebut, di antaranya:

1) Menimbang, bahwa pengertian situasi yang dapat mengganggu kamtibmas mampu mengganggu psikologi

2) Menimbang dengan adanya keputusan sidang dari PN Jombang dan surat rekomendasi, menunjukkan bahwa daerah di Jombang tidak mengizinkan PN Jombang menangani perkara aquo

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved