Tripatra Resmi Gandeng SAP untuk Optimalkan Strategi Digital

PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra) resmi gandeng SAP untuk mengoptimalkan strategi digital.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Key Sales Director SAP Indonesia, Listianti, dan Finance and Commercial Director Tripatra, Benny Joesoep meyakini transformasi digital membantu dunia usaha mengelola kompleksitas data, menanamkan inovasi, dan mencapai tujuan keberlanjutan, Senin (8/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya pemulihan ekonomi dan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi tantangan dan agenda penting pasca pandemi Covid-19, yang harus dijalankan secara intensif di Indonesia.

Salah satu bidang yang memegang peran kunci penentu kesuksesan proses pembangunan adalah rekayasa teknik, pengadaan, dan konstruksi (Engineering, Procurement, and Construction/EPC).

Sejalan dengan hal itu, PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra), sebagai perusahaan EPC yang berdiri sejak 1973 dan menjadi bagian dari Indika Energy Group (IEG) bertekad mendukung upaya ini dengan memperkuat proses bisnis yang efektif melalui solusi digital yang memiliki fleksibilitas untuk mengadopsi teknologi baru dan praktis.

"Adapun untuk mewujudkan komitmen ini, Tripatra menjalankan program transformasi digital bertajuk DigitalTripatra yang berfokus pada penanganan proses bisnis. Melalui DigitalTripatra, Tripatra memiliki visi menjadi organisasi berbasis data (data-driven organization) melalui proses ekstraksi dan integrasi yang memaksimalkan pemanfaatan data untuk kepentingan pengambilan keputusan," papar Finance and Commercial Director Tripatra, Benny Joesoep, Senin (8/8/2022).

"Komitmen Tripatra untuk mempertahankan integritas bisnis, manajemen kualitas, dan keselamatan demi merancang operasi dengan cara yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Oleh karenanya, kami terus mengevaluasi cara kami bekerja dan menerapkan praktik terbaik serta teknologi untuk menentukan pendekatan baru, yang lebih sederhana, cepat, dan terintegrasi,” lanjutnya.

Menurutnya, meskipun masih sarat tantangan dan dinamika, secara umum optimisme pada pertumbuhan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 memang mulai membaik.

"Kondisi tersebut bisa dilihat dari salah satu indikator, yakni kembali tumbuhnya tingkat permintaan konsumen. Kondisi ini mempengaruhi dunia usaha di seluruh Tanah Air, salah satunya sektor manufaktur yang berkesempatan menggenjot kapasitas produksi guna memenuhi permintaan konsumen," ujarnya.

Sehingga, secara lebih spesifik, ini kesempatan bagi investor untuk membuka fasilitas pabrik baru atau menambah kapasitas manufaktur, ditambah pula penguatan kembali rencana pembangunan infrastruktur nasional. Tentu, ini menjadi peluang bagi industri EPC di dalam negeri.

Sejak tahun 2019, Benny menerangkan, sebagai bagian dari transformasi digital Tripatra, penggunaan teknologi untuk mempercepat proses kerja, pengambilan keputusan berbasis data, dan melakukan eksekusi ataupun monitoring pekerjaan dari manapun dan kapanpun demi meningkatkan kapasitas bisnis yang berfokus pada solusi yang terintegrasi dan profitabilitas, secara konsisten sudah dilakukan Tripatra.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved