Berita Surabaya

4 Bulan Kelola KA Lokal di Wilayah Daop 8 Surabaya, KAI Commuter Layani 3,5 Juta Orang Pengguna

4 bulan kelola KA lokal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya, KAI Commuter sukses layani pengguna lebih dari 3,5 juta orang.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Ilustrasi Stasiun Lawang Malang - KAI Commuter sukes layani pengguna lebih dari 3,5 juta orang di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya selama empat bulan pengelolaan, 2022. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak 1 April 2022 Lalu, KAI Commuter menginformasikan pihaknya telah mengelola operasional pelayanan perjalanan KA lokal di beberapa wilayah, salah satunya di wilayah Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya dan sekitarnya.

Ada sebanyak 60 pelayanan perjalanan KA lokal yang dikelola oleh KAI Commuter di wilayah tersebut.

"Kereta api lokal wilayah 8 yang dikelola KAI Commuter antara lain KA Ekonomi Lokal perjalanan Surabaya Pasar Turi-Cepu, KA Ekonomi Lokal Surabaya Pasar Turi-Kertosono, KA Dhoho Surabaya-Blitar via Kertosono, KA Penataran Surabaya-Blitar via Malang, KA Komuter Jenggala Surabaya-Mojokerto, KA Komuter Surabaya-Indro, KA Tumapel Surabaya-Malang, KA Komuter Surabaya-Lamongan, dan KA Komuter Surabaya-Pasuruan," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, Rabu (10/8/2022).

Ia menjelaskan, pada awal pengoperasiannya hingga bulan Juli 2022 lalu, tecatat total volume pengguna KA lokal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya ada sebanyak 3.519.126 orang.

Adapun pada bulan April 2022 sebanyak 617.706 orang atau rata-rata 20.590 orang tiap hari.

"Data tersebut jika dibandingkan dengan total volume pada bulan Juli 2022 terjadi tren kenaikan sebesar 68 persen, atau sejumlah 1.040.302 orang dengan rata-rata 33.558 orang per hari," ungkapnya.

Dari data tersebut, tercatat KA Dhoho-Panataran dan KA Panataran-Dhoho merupakan KA dengan volume pengguna terbanyak.

"Pada bulan Juli kemarin, tercatat masing-masing volume penguna sebanyak 236.401 orang dan 238.628 orang," imbuhnya.

Ia juga mengatakan, saat ini KAI Commuter masih memberlakukan syarat untuk naik KA lokal sesuai dengan Surat Edaran Kemenhub No 72 Tahun 2022.

Yakni sudah melakukan vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, jika tidak atau belum melakukan vaksinasi Covid-19 wajib menunjukkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah, serta pengguna dengan usia di bawah 6 tahun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Dalam pemesanan dan pembelian tiket KA lokal dapat melalui aplikasi KAI Access. Pengguna bisa memesan tiket mulai tujuh hari (H -7) sebelum hari pemberangkatan dengan memasukan data-data yang sesuai dengan identitas diri. Untuk pembelian tiket KA lokal secara langsung, hanya dapat dilayani di hari yang sama pada tanggal pemberangkatan sepanjang tiket keberangkatan masih tersedia.

Sebelum menggunakan KA lokal, pengguna diwajibkan melakukan proses boarding di stasiun keberangkatan untuk dilakukan pemeriksaaan syarat naik KA lokal, sekaligus validasi data vaksinasi. Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh petugas pada saat melakukan proses boarding.

Dalam hal standar layanan kepada pengguna KA lokal, KAI Commuter akan memberikan standar layanan yang sama dengan layanan KRL Commuterline yang sudah berhasil diterapkan.

"Kami senantiasa berharap dan berupaya maksimal agar kehadiran KAI Commuter memberi dampak positif dan menjadi solusi layanan transportasi di setiap tempat di mana kami hadir," jelas Anne.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved