Berita Nganjuk

5 Hari Gelar Operasi Jaya Stamba 2022 di Nganjuk, Polisi Amankan 325 Motor Tak Sesuai Spektek

Baru 5 hari menggelar Operasi Jaya Stamba 2022 di Nganjuk, polisi sudah mengamankan 325 unit motor tak sesuai spektek.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Hingga Selasa (9/8/2022), Polres Nganjuk berhasil mengamankan 325 unit sepeda motor tidak sesuai spektek dalam Operasi Jaya Stamba 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Hingga Selasa (9/8/2022), Polres Nganjuk berhasil mengamankan 325 unit sepeda motor tidak sesuai spektek dalam Operasi Jaya Stamba 2022.

Operasi Jaya Stamba 2022 digelar mulai 5 Agustus-13 Agustus 2022 mendatang.

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan, Operasi Jaya Stamba 2022 digelar sebagai langkah strategis memantapkan kegiatan rutin penegakan hukum yang telah dilaksanakan setiap saat oleh Satuan Lalu Lintas.

"Operasi Jaya Stamba 2022 dimaksudkan untuk meningkatkan kembali disiplin berlalu lintas masyarakat Nganjuk, sekaligus meminimalkan aksi lanjutan dari ketidakpatuhan itu sendiri," kata AKBP Boy Jeckson Situmorang, Selasa (9/8/2022)

Di samping itu, dikatakan AKBP Boy Jeckson Situmorang, kegiatan juga sebagai antisipasi terjadinya gangguan keamanan saat ada penyelenggaraan acara yang cukup besar di wilayah Polres Nganjuk. Seperti adanya arak-arakan atau konvoi roda dua dengan suara knalpot yang berisik, sehingga bisa mengganggu kelompok masyarakat lain.

"Kondisi itupun bisa menimbulkan gangguan keamanan atau gesekan antarkelompok. Makanya sebelum bentuk aksi lanjutan terjadi, kami berupaya menekan terjadinya kasus tersebut," ucap AKBP Boy Jeckson Situmorang.

Operasi Jaya Stamba 2022 melibatkan satuan setingkat Polsek jajaran di Polres Nganjuk. Dengan demikian, cakupan operasi bisa jauh lebih luas, karena melibatkan banyak personel.

"Sejak tanggal 5 Agustus, operasi tersebut sudah dilaksanakan di wilayah hukum Polres Nganjuk," tandas AKBP Boy Jeckson Situmorang.

Sementara Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Dini Annisa Rahmat menambahkan, hingga tanggal 9 Agustus 2022, telah dilakukan penindakan terhadap 462 pelanggar dalam Operasi Jaya Stamba 2022. Dengan rincian barang bukti kendaraan roda dua sebanyak 325 unit, STNK sebanyak 125 lembar, dan SIM 12 lembar.

"Jumlah barang bukti dipastikan akan terus bertambah hingga Operasi Jaya Stamba 2022 berakhir pada tanggal 13 Agustus 2022. Kami selalu melakukan sosialisasi Operasi Jaya Stamba 2022 melalui media massa dan platform jejaring sosial seperti Instagram dan Facebook," kata AKP Dini Annisa Rahmat.

Dalam Operasi Jaya Stamba 2022, pihaknya mengimbau kepada pemilik bengkel untuk tidak melayani pemasangan aksesori yang tidak sesuai dengan spektek. Terutama pemasangan knalpot brong atau ban ukuran kecil dan lainnya.

Sedangkan untuk kriteria pelanggaran yang dilakukan penindakan dalam Operasi Jaya Stamba 2022, menurut AKP Dini Annisa Rahmat, yakni pengendara motor yang mengendarai motor tidak sesuai spektek, seperti menggunakan knalpot brong, pelaku balap liar dan pengendara yang dalam pengaruh alkohol atau narkoba.

Bagi pelanggar yang ingin mengambil kendaraannya, mereka harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan. Yakni membawa surat hasil sidang tilang di kejaksaan beserta bukti pembayaran tilang, membawa surat pernyataan yang ditandatangani atau mengetahui dari kapolsek, Danramil, kepala desa, dan orang tua yang berisikan tidak akan mengulangi perbuatan untuk memodifikasi kendaraan bermotor tidak sesuai spektek.

"Juga sertakan STNK dan BPKB, dan yang terpenting kembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrik. Sebelum persyaratan yang diminta tersebut dipenuhi, pelanggar tidak dapat mengambil sepeda motornya," tutur AKP Dini Annisa Rahmat.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved