Berita Kabupaten Kediri

Deteksi Kanker, Kemenag Bekerja Sama dengan Dinkes Kabupaten Kediri Gelar Screening IVA dan Sadanis

Deteksi kanker sejak dini, Kemenag bekerja sama dengan Dinkes Kabupaten Kediri menggelar screening IVA dan sadanis.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Melia Luthfi
Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri menggelar Screening IVA dan Sadanis di Puskesmas Ngasem, Kediri, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri menggelar screening IVA dan sadanis.

Screening IVA atau inspeksi vagina dengan asam asetat merupakan upaya deteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks. Sedangkan sadanis adalah upaya pemeriksaan payudara secara klinis oleh tenaga medis yang terlatih, untuk mendeteksi kanker payudara.

Kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas Ngasem, Kediri, Rabu (10/8/2022) ini melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

"Hari ini serentak Kemenag seluruh Indonesia melaksanakan program skrining atau deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara. Di sini pelaksanaannya kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ahmad Zuhri saat membuka acara.

Ahmad Zuhri menuturkan, kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap para perempuan, khususnya yang berada di usia produktif untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker.

Sebab, jika deteksi rutin dilakukan, tindakan pencegahan akan lebih mudah.

Sejalan dengan Ahmad Zuhri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib mengutarakan hal serupa. Melakukan skrining awal untuk mendeteksi kanker serviks dan kanker payudara menjadi hal krusial.

Mengingat, angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit kanker ini cukup besar.

"Screening IVA dan sadanis ini penting sekali. Kalau dulu hanya sadari (periksa payudara sendiri), sekarang juga harus rutin dicek ke tenaga medis. Jangan sampai telat ketika ada gejala baru periksa," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved