Berita Blitar

Nelayan Blitar Mendadak Hilang Beserta Perahunya, Korban Nekat Melaut saat Ombak sedang Ganas

Seorang nelayan di Blitar harus bernasib tragis. Sampai saat ini dia masih disebut hilang

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Imam Taufiq
Petugas memantau kondisi ombak dari bibir pantai di saat tim SAR melakukan pencarian nelayan yang hilang. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Meski mahir berenang karena tiap hari pekerjaannya mencari ikan di laut namun nelayan ini dikabarkan hilang akibat digulung ombak di Pantai Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Blitar Rabu (10/9/2022) petang.

Yang ajaib, meski sudah dilakukan pencarian hingga Kamis (11/9/2022) siang, namun bukan hanya korbannya, yang sampai kini belum ditemukan, namun perahunya, speedboat-nya juga seperti hilang ditelan ganasnya ombak pantai yang dikenal dengan 'penghasil' udang Lobster-nya yang berkualitas terbaik.

"Iya, sampai siang ini (Kamis (11/9/2022), kami masih melakukan pencarian, dengan melibatkan banyak pihak (di antaranya, para nelayan, tim SAR dan petugas BPBD (Badan Penanggulaangan Bencana Daerah) Pemkab Blitar)," ujar Iptu Agus Purnomo, Kapolsek Panggungrejo.

Korban diketahui bernama Suwarno (42), warga Desa Serang. Ia diketahui nelayan yang sudah sejak mudanya karena itu merupakan peklerjaan utamanya. Karena itu, kabar hilangnya korban karena digulung ombak laut cukup membuat rekan-rekannya, sesama nelayan kaget.

Baca juga: Tragedi Perahu Maut di Jember, Ombak Mengamuk dan Bikin Terguling, Nyawa Nelayan Meregang

Sebab, ombak besar seperti yang terjadi sudah tiga bulan ini ibaratnya sudah jadi 'makanan' sehari-hari para nelayan.

"Memang, saat ini atau sudah beberapa minggu ini, kadang tiba-tiba muncul ombak besar dan membahayakan perahu. Namun, bagi nelayan itu sudah biasa karena memang sudah jadi pekerjaannya, yang penting harus waspada," ujar Handoko, Kadees Serang, Kamis (11/9/2022).

Hingga Kamis siang ini, pencarian masih dilakukan meeski ombaknya memaangg besar. Itu melibatkan banyak pihaak dan dilakukkan oleh orang yaang ahli meski juga ada nelayaaan.

Namun, yang membuat heran tim, perahu speedboat korban, juga ikut hilang, bak ditelan ganasnya ombak pantai yang juga jadi salah satu destinasi wisata itu.

Sebab, selain jadi pangkalan banyak perahu dan banyak penjual ikan di sepanjang tepi pantai, Pantai Serang itu juga dikenal kalau tiap tahun jadi tempat acara ritual Larung Sesaji di bulan Suro atau 1 Muharram.

"Belum bisa dipastikan kee mana speedboatnya itu namun bisa saja juga terhantam ombak sehingga tenggelam. Namun, itu masih kemungkinan," ujar Handoko.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved