Berita Kediri

Warga Toyoresmi Kediri Rebutan Gunungan Tahu Kuning Setinggi 1,7 Meter di Acara Bersih Desa

Warga Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri antusias saling berebut gunungan

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Melia Luthfi Husnika
Acara bersih desa yang digelar di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jumat (12/8/2022) diserbu warga setempat. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Acara bersih desa yang digelar di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jumat (12/8/2022) diserbu warga setempat.

Pasalnya, para warga tersebut ingin memperebutkan gunungan yang tersusun dari tahu kuning dan sayur mayur dari hasil bumi.

Tahu kuning dikemas dalam wadah plastik, di mana masing-masing bungkus berisi satu tahu. Gunungan tahu kuning ini tingginya mencapai 1,7 meter dengan diameter 2,4 meter.

Sementara di puncak gunungan tahu kuning berkibar bendera merah putih. Sebelum acara dimulai, warga mengarak gunungan tahu kuning dan sayur mayur hasil bumi.

Warga setempat mengarak gunungan tahu kuning dan hasil bumi itu berjalan kaki kurang lebih 200 meter menuju Punden Mbah Showijoyo dan Makam Syekh Zaenal Abidin.

Sementara peserta arak-arakan ini diikuti berbagai elemen masyarakat. Di antaranya kelompok tani, PKK, Karang Taruna, Ketua RT atau RW, pelajar hingga kesenian jaranan.

Kepala Dusun Besuk, Muji Rahayu mengatakan, acara bersih desa ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Tujuan bersih desa ini meminta berkah dan dijauhkan marabahaya.

"Tujuan bersih desa ini untuk memohon sang maha kuasa untuk diberikan berkah dan kesehatan serta dijauhkan dari segala marabahaya," kata Muji.

Baca juga: Grebeg Suro Ponorogo 2022 Lanjut Festival Santri, Kang Giri: Kolaborasi Kota Budaya dan Kota Santri

Gunungan tahu kuning ini didukung oleh salah satu warga setempat selaku pemuka UMKM, Gatot. Sementara hasil bumi dibawa oleh warga sekitar.

"Semoga kedepannya hasil pertanian semakin lancar," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Toyoresmi Sumani mengungkapkan acara bersih desa ini diikuti seluruh warga Desa Toyoresmi.

"Hampir seluruh masyarakat Desa Toyoresmi ini mengikuti acara bersih desa sedekah bumi. Saya sangat bangga sekali," ungkap Sumani.

Sumani menjelaskan, bersih desa ini rutin dilakukan sekali setiap tahunnya. Bersih desa ini sebagai bentuk wujud nguri-nguri kearifan budaya lokal.

"Bersih desa ini terus kita jaga. Karena bersih desa ini peninggalan nenek moyang kita wajib kita jaga. Semoga warga Toyoresmi semakin kompak dan guyub rukun," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved