Berita Madiun

Produktivitas Panen Padi di Madiun Turun, Hama Menyebar di Semua Kecamatan

Serangan hama organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menyerang sawah di Kabupaten Madiun menyebabkan produktivitas hasil panen petani menurun.

TRIBUNJATIM.COM/Sofyan Arif Candra
Petani Padi di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun Memasuki Musim Panen 

 Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Serangan hama organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menyerang sawah di Kabupaten Madiun menyebabkan produktivitas hasil panen petani menurun.

Dari data Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, hasil panen padi musim tanam kedua pada tahun 2022 ini berkurang dibandingkan tahun 2021.

"Tahun lalu mampu menghasilkan gabah 6,8 ton per hektar, namun saat ini turun, satu hektar sawah menghasilkan 6,7 ton gabah," kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Paryoto, Sabtu (13/8/2022)

Serangan OPT tersebut, telah menyebar ke 15 kecamatan di Kabupaten Madiun, bahkan menurut Paryoto ada empat kecamatan yang paling parah terserang virus kerdil.

"4 kecamatan itu Kecamatan Balerejo, Sawahan, Madiun, dan Wonoasri," lanjutnya.

Kondisi ini diperburuk dengan kondisi iklim basah yang terjadi pada saat musim awal tanam tiga bulan lalu.

Baca juga: Dulu Rp 15.000 per Kilogram, Kini Harga Porang Hancur, Petani Madiun Desak Ada Standarisasi Harga

Hal tersebut menyebabkan penyebaran hama OPT semakin masif dan sulit dikendalikan.

Kedepan, untuk meminimalisasi penyebaran OPT di 31 ribu hektar sawah di Kabupaten Madiun, Dinas Perikanan dan Pertanian akan lebih gencar melakukan pembinaan dan penyuluhan.

"Di musim ketiga ini kita meminta petani untuk tidak memaksakan menanam padi. Ada baiknya menanam palawija untuk mengendalikan penyebaran OPT," jelas Paryoto.

Jikapun tetap menanam padi, ia mengimbau agar petani memastikan ketersediaan stok air serta menggunakan pupuk organik untuk mengembalikan struktur unsur hara tanah.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved