Berita Mojokerto

Asyik Berduaan di Kamar Kos, 3 Pasangan Bukan Pasutri Kena Razia di Mojokerto, Ada yang Simpan Miras

Lagi, anggota SatSamapta Polres Mojokerto Kota merazia sejumlah rumah kos yang diduga disalahgunakan sebagai tempat asusila.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mohammad Romadoni
Tiga pasangan bukan suami istri diamankan di Ruangan Tipiring SatSamapta Polres Mojokerto Kota, Selasa (16/8/2022). Ada yang terbukti simpan miras 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Lagi, anggota SatSamapta Polres Mojokerto Kota merazia sejumlah rumah kos yang diduga disalahgunakan sebagai tempat asusila.

Hasilnya, Polisi mengamankan tiga pasangan bukan suami istri (Pasutri) yang kedapatan berada di dalam kamar kos, pada Selasa (16/8/2022).

Pasangan bukan Pasutri itu diamankan di tiga lokasi berbeda yakni rumah kos kawasan Meri, Kecamatan Kranggan dan dua kamar kos di Jalan Empunala, Kecamatan Magersari.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan barang bukti berupa minum beralkohol di dalam salah satu kamar kos tersebut.

Kasihumas Iptu MK Umam, menjelaskan pihaknya mendapat penangkapan tiga pasangan bukan Pasutri ini bermula dari 
informasi masyarakat terkait keberadaan rumah kos yang diduga disalahgunakan sebagai tempat asusila.

Dan sekaligus mengantisipasi prostitusi terselubung yang berkedok rumah kos di Kota Mojokerto.

"Tiga pasangan tanpa ikatan pernikahan di dalam kamar kos kita amankan ke Polres Mojokerto Kota guna penindakan lebih lanjut," jelasnya saat ditemui di Mapolresta Mojokerto, Selasa (16/8).

Baca juga: Drama Razia PSK Probolinggo, Muncikari Ketemu di WC Warga hingga Curhat PSK Cari Pelarian Kenikmatan

Adapun tiga pasangan Pasutri yang diamankan di Polresta Mojokerto yakni EK (29) warga Kecamatan Puri, Kabupaten Jombang bersama pria RN (27) warga Kecamatan Kemlagi, Mojokerto

Kemudian, MR (24) warga Kecamatan Gondang, Mojokerto bersama SZ (27) asal Kabupaten Madiun. 

Sedangkan, MN (20) warga Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bersama wanita CK (18) asal Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang diduga berbuat asusila dan minuman berakohol.

"Kita mengamankan tiga botol minuman beralkohol dan gelas di salah satu kamar kos yang jadikan tempat mabuk-mabukan," ucap Umam.

Ia mengatakan tiga pasangan bukan Pasutri kini menjalani pemeriksaan di ruangan  Tipiring Sat Samapta Polresta Mojokerto.

Pihaknya juga berkoordinasi bersama Dinas Sosial Kota Mojokerto guna penindakan lebih lanjut.

Atas perbuatannya ketiga pasangan bukan Pasutri itu dijerat Pasal 92 ayat 1 Jo Pasal 70 Perda Kota Mojokerto Nomor 3 Tahun 2021 tentang Tramtibum, setiap orang dilarang membentuk dan atau mengadakan perkumpulan yang mengarah ke perbuatan asusila.

"Jadi akan dilakukan pemantauan dan diberikan pembinaan terhadap yang bersangkutan selama proses,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved