Berita Madura

Kronologi Lengkap Penangkapan Tersangka Pil Koplo di Sumenep, Terungkap Lewat Interogasi

Inilah kronologi penangkapan tersangka Asmul Ahmad (21) karena kasus narkotika pil koplo jenis Y di pulau Sapeken

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
shutterstock
Ilustrasi kasus narkoba di Pulau Sapeken, Madura 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas ungkap kronologi penangkapan tersangka Asmul Ahmad (21) karena kasus narkotika pil koplo jenis Y di pulau Sapeken pada Selasa (16/8/2022) pukul 08.00 WIB.

Berawal informasi bahwa Rahmanda Wijayanto menyimpan sediaan farmasi berupa Pil logo 'Y' di dalam rumahnya, tepatnya di Desa Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar didapati Pil logo 'Y' itu sebanyak 79 butir dan mendapat pengakuan bahwa Pil logo 'Y' tersebut adalah milik tersangka Asmaul Ahmad.

Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka, benar mengakui bahwa Pil logo 'Y' tersebut adalah miliknya yang merupakan sisa penjualan atau pengedaran.

"Pil logo Y itu tanpa memiliki izin dan tidak memenuhi standart keamanan. Khasiat dan mutu. Atas kejadian tersebut, tersangka Asmaul Ahmad diamankan beserta barang bukti ke Kantor Polsek Sapeken," ungkap AKP Widiarti S, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: Simpan Narkoba di Bungkus Rokok, Pria Pulau Sapeken Sumenep Diringkus Polisi

Diketahui sebelumnya, Asmul Ahmad (21) asal Desa atau Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep Madura ini ditangkap polisi pada Selasa (16/8/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Pria lulusan SMA pulau Sapeken Smenep ini ditangkap polisi karena kasus narkotika jenis pil 'Y' di rumahnya sendiri.

"Tersangka ditangkap di tempat kejadian rumahnya sendiri, tepatnya di Desa atau pulau Sapeken Sumenep," ungkap AKP Widiarti Sutioningtyas, Rabu (17/8/2022).

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 79 butir Pil logo 'Y' warna putih yang dibungkus menggunakan bungkus rokok Gudang Garam Surya 12.

Selain itu, satu unit Handphone android merk POCO XIAOMI warna biru dongker dengan nomor IMEI 1 : 861460056468329 dan IMEI 2 : 861460056468337.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pengetrapan pasal 197 Subs pasal 196 UU. RI. Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan," ungkapnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved