Kumpulan Kata Mutiara Quotes Bung Karno, Cocok Dijadikan sebagai Caption Unggahan HUT Kemerdekaan RI

Simak kumpulan kata mutiara atau quotes Soekarno atau Bung Karno, cocok caption unggahan HUT Kemerdekaan RI.

Istimewa
Ilustrasi kumpulan kata mutiara atau quotes Bung Karno untuk peringatan HUT ke-77 RI. 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini kumpulan mutiara Bung Karno.

Anda bisa menjadikan quotes Bung Karno sebagai caption unggahan HUT Kemerdekaan RI.

Ir. Soekarno yang merupakan Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, adalah tokoh besar yang berpengaruh dalam perjuangan kemerdekaan RI.

Bersama Mohammad Hatta, Bung Karno (sapaan akrab Ir. Soekarno) membacakan teks proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 pukul 10:00 WIB di kediamannya, Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Tepat 77 tahun yang lalu, Indonesia menyatakan diri sebagai negara merdeka. 

Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-77 tahun ini, berikut kumpulan kata mutiara atau quotes Bung Karno seperti yang dikutip TribunJogja.com dari Gramedia.com.

Baca juga: Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI ke-77, 10 Napi di Lapas Kelas IIB Blitar Langsung Bebas

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

“Negara Republik Indonesia ini bukan milik suatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik suatu suku, bukan milik suatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!” 

“Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah.”

“Apa kekurangan kita? Kekurangan kita adalah kurangnya percaya diri sebagai suatu bangsa sehingga kita menjadi penjiplak luar negeri dan kurang mempercayai satu sama lain.” 

“Kemerdekaan hanyalah didapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad ‘Merdeka, merdeka, atau mati!’”

“Merdeka hanyalah sebuah jembatan, Walaupun jembatan emas, di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis!” 

“Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya, jika patah satu daripada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.”

“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segitiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved