Berita Jember

\Cara Polisi Jember Putus Rantai Konflik Perguruan Silat, Gelar Diskusi hingga Deklarasi

Polres Jember, Kodim 0824 Jember, dan Pemkab Jember terus melakukan berbagai langkah untuk memutus mata rantai konflik antar anggota perguruan silat

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sri Wahyunik
FGD antar perguruan pesilat di Jember, Rabu (24/8/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polres Jember, Kodim 0824 Jember, dan Pemkab Jember terus melakukan berbagai langkah untuk memutus mata rantai bibit konflik antar anggota perguruan silat di Kabupaten Jember.

Satu di antaranya melalui diskusi terbatas dan terarah (focus group discussion/FGD), dan deklarasi damai oleh pengurus dan anggota perguruan silat di Jember, Rabu (23/8/2022).

FGD dan deklarasi damai itu diikuti oleh ratusan orang pengurus dan anggota semua perguruan silat di Jember. Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menyebut, upaya tersebut untuk untuk memutus mata rantai dosa maupun dendam turunan antar anggota perguruan silat di Kabupaten Jember.

"Karena sejak tahun 2015 sampai sekarang, konflik antar anggota perguruan silat ini masih terjadi. Selama saya di sini saja, sudah berapa kejadian. Karenanya, berbagai cara ini harus kami lakukan, supaya tidak terus terjadi konflik antar anggota perguruan silat," tegas Hery.

Hery menyebut, konflik antar anggota perguruan silat merupakan persoalan klasik di banyak daerah. Oleh karena itu, tegasnya, semua pihak harus melakukan upaya untuk mereduksi konflik tersebut sampai tidak lagi muncul persoalan di antar anggota perguruan silat.

Baca juga: Peringatan Satu Abad Terate Emas, PSHT Undang Perguruan Silat Lain untuk Unjuk Kebolehan 

"Kadang persoalannya sepele, hanya karena memakai kaus salah satu perguruan silat dan dia sedang minum es di warung, kemudian dianiaya. Itu terjadi. Juga karena sebenarnya persoalan pribadi, namun kemudian merembet ke antar perguruan silat. Yang ini, seakan bisa menjadi dosa turunan yang terus diwarisi. Sehingga memang harus diselesaikan," ujarnya.

Kepada pengurus dan anggota perguruan silat yang hadir di acara FGD tersebut, Hery menegaskan, dirinya tidak bangga saat merilis tersangka kekerasan oleh anggota perguruan silat.

"Saya tidak bangga, Pak. Saat merilis kasus yang melibatkan perguruan silat. Apa saya juga senang memprosesnya, sebenarnya ya tidak. Namun karena harus, supaya tidak terulang kembali, maka penindakan memang harus dilakukan. Jika tidak kami proses, maka akan terulang lagi," tegasnya.

Kepada pengurus perguruan silat, Hery meminta mereka selektif merekrut anggota. Pengurus harus memastikan jika motif mereka masuk dan belajar silat di perguruan silat tersebut bukan untuk mengakomodasi kepentingan mereka (ke arah perbuatan negatif).

"Sebab jika seleksi itu tidak dilakukan, maka akan menciptakan monster-monster yang itu bisa membahayakan adik-adik kita," tegas Hery kembali.

Dia berpesan, seorang anggota perguruan silat seyogyanya memiliki sikap rendah hati, kesatria, juga tidak sombong.

Sedangkan Bupati Jember Hendy Siswanto menginginkan dengan banyaknya perguruan silat di Jember agar kompak bergerak untuk memajukan Jember ke depannya.

“Melalui apa, bisa dengan ikut kompetisi kemudian juara akhirnya mengharumkan nama Jember. Bisa juga berbagai perguruan silat ini membuat even yang mengundang massa akhirnya ekonomi juga berjalan, banyak yang bisa dilakukan untuk memajukan Jember,” ujar Bupati Hendy.

Di samping itu, Bupati Hendy mendorong masing-masing pesilat untuk saling mengenal, kemudian saling merajut kerukunan untuk kondusifitas Kabupaten Jember.

FGD diakhiri dengan kesepakatan untuk saling menjaga perdamaian antar organisasi pencak silat di Jember.

Sementara, Dandim 0824 Jember Letkol Batara C Pangaribuan berpesan, antar anggota perguruan silat seharusnya saling mengenal untuk saling menjalin persaudaraan, bukan saling bermusuhan. "Terus kalau di jalanan, jangan seakan-akan menjadi raja jalanan, apalagi berkonvoi yang mengganggu pengguna jalan yang lain," tegas Batara.

Inrformasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved