Berita Jatim

Driver Ojol Jatim Gelar Aksi di Grahadi, Ada Beberapa Kesepakatan yang Dihasilkan

Beberapa perwakilan massa aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Front Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur, menggelar audiensi di Gedung Grahadi

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat menemui massa aksi dari driver ojol 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beberapa perwakilan massa aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Front Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur, menggelar audiensi di Gedung Grahadi, Rabu (24/8/2022).

Mereka yang berprofesi ojek online ini bertemu dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Komisi D DPRD Jatim, Polda Jawa Timur, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XI Jatim, Komisi Pengawas Persaingan Usaha, dan Aplikator seperti Grab, Gojek, dan Shopee.

Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jatim, Daniel Lukas Rorong, menerangkan, pertemuan tersebut menghasilkan beberapa hal yang menjadi kesepakatan.

"Perlunya diterbitkan Peraturan Gubernur Jawa Timur yang mengatur mengenai transportasi online di Jawa Timur. Seperti taksi online, ojek online, jasa angkutan barang online dan pengiriman makanan online," ujarnya.

Kemudian, lanjut Daniel, melibatkan Frontal Jatim bersama aplikator dalam perumusan peraturan gubernur.

Baca juga: Ratusan Driver Ojol Gelar Aksi Demo di Gedung DPRD Jatim, Keluhkan Aplikator Nakal

"Kedepan akan diselenggarakan pertemuan lanjutan dalam rangka penyampaian materi muatan, untuk penyusunan Peraturan Gubernur," tandas Daniel.

Unjuk rasa tersebut berakhir dengan lancar. Massa membubarkan diri dengan tertib pada sekitar pukul 17.00 Wib.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved