Berita Malang

Tingkatkan Kualitas, Pengurus Koperasi Wanita Kota Kediri Ikuti Sosialisasi Kebijakan Perkoperasian

Sebanyak 40 pengurus Koperasi Wanita (Kopwan) di Kota Kediri mengikuti sosialisasi kebijakan peraturan perkoperasian di Ruang Pertemuan Dinas Koperasi

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Pengurus Koperasi Wanita di Kota Kediri mengikuti sosialisasi kebijakan peraturan perkoperasian di Ruang Pertemuan Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri, Selasa (23/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, DIdik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sebanyak 40 pengurus Koperasi Wanita (Kopwan) di Kota Kediri mengikuti sosialisasi kebijakan peraturan perkoperasian di Ruang Pertemuan Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri, Selasa (23/8/2022).

Kepala Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri, Bambang Priyambodo menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kelembagaan serta pemahaman tentang peraturan perkoperasian serta meningkatkan kapasitas dan kualitas pengurus dalam pengelolaan koperasi.

“Saya yakin koperasi wanita bisa lebih berkembang, untuk berkembang ada peraturan khusus yang harus dipahami. Sosialisasi kita fokuskan untuk Koperasi Wanita dengan harapan bisa berkembang dan menjadi koperasi konvensional seperti koperasi simpan pinjam yang lain,” jelasnya.

Baca juga: Jadi Penggerak Koperasi Terbaik, Mas Dhito Berpesan Banyak Hal Perlu Dipelajari

Sosialisasi kali ini ditekankan tentang peraturan dalam koperasi simpan pinjam. Sesuai dengan kegiatan yang dijalankan Koperasi Wanita selama ini hanya bergerak dalam bidang simpan pinjam.

“Kita berikan pemahaman tentang peraturan khusus koperasi simpan pinjam, karena di Koperasi Wanita hanya bergerak di simpan pinjam dan tidak bergerak di bidang usaha lain,” jelasnya.

Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri telah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi, penilaian kesehatan koperasi, mengadakan bimtek pengawasan koperasi, sosialisasi kebijakan peraturan perkoperasian, pertemuan dan rapat koordinasi serta revitalisasi koperasi.

“Alhamdulillah semua sudah punya legalitas, sudah berbadan hukum, NIB tinggal memantapkan dan memahami lagi peraturan khusus tentang koperasi simpan pinjam,” jelasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved