Berita Madura

Viral Video 2 Pelaku Perampasan di Madura Babak Belur Dihajar Massa, Siswi Jadi Korban

Video tayangan dua pria dengan kondisi kepala dan wajah babak belur di tengah kerumunan massa mewarnai grup WhatsApp

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Di dalam mobil Polsek Sepulu, kedua pelaku perampasan ponsel; MT dan MS merintih kesakitan usai dihajar massa setelah pelariannya berakhir di Jalan Desa Banyior, Kecamatan Sepulu, Selasa (24/8/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Video tayangan dua pria dengan kondisi kepala dan wajah babak belur di tengah kerumunan massa viral di grup WhatsApp masyarakat Bangkalan, Madura mulai Selasa (23/8/2022) petang.

Usut punya usut, video tersebut berlokasi di Jalan Desa Banyior, Kecamatan Sepulu.

Hal itu dipastikan Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya ketika dikonfirmasi Surya, Rabu (24/8/2022) terkait viralnya video tersebut. “Beneran babak belur, hampir sekarat, satu yang parah. Rampas HP seorang siswi,” ungkap Bangkit.

Ia menjelaskan, keduanya pelaku perampasan ponsel tersebut yakni berinisial MS (31), warga Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan dan MT (42), warga Pabean Cantikan, Surabaya. Salah seorang di antaranya kini tengah dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan setelah dihajar massa.

“Si terlapor MS adalah DPO (buronan) saya, DPO Sat Reskrim Polres Bangkalan atas kasus curanmor. Amarah massa berhasil dihentikan anggota Polsek Sepulu dan kedua pelaku diamankan ke polsek,” jelasnya.

Bangkit menjelaskan, peristiwa perampasan ponsel hingga memicu amukan massa itu berawal ketika korban berinisial FDP menuju sekolahnya, SMP Negeri 1 Sepulu dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu & Anak Subang, Polisi ke TKP Lagi Perampasan Nyawa Tuti-Amalia, Ada Tersangka?

Setiba di depan sekolah, lanjutnya, korban berhenti untuk menelpon temannya dan kedua pelaku tiba-tiba mendekati korban untuk menanyakan suatu alamat. Namun hal tersebut ternyata hanyalah modus belaka para pelaku dengan harapan bisa menjangkau HP korban.

“Pura-pura tanya alamat malah merampas HP korban. Berselang tidak lama, korban menceritakan kepada pamannya yang kebetulan melintas. Korban menceritakan ciri-ciri kedua pelaku, mereka kabur ke arah timur,” papar Bangkit.

Mendengar itu, paman korban beserta beberapa warga langsung memburu hingga kedua pelaku akhirnya terkejar di Jalan Desa Banyior. Di situlah amarah warga tidak terbendung sebelum sejumlah anggota Polsek Sepulu tiba di lokasi.

“Kami menyita beberapa barang bukti di antaranya sajam (senjata tajam) beserta selongsong milik pelaku MT, sebuah anak kunci T, dan ponsel korban,” pungkas Bangkit.

Informasi lengkap dan menark lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved