Berita Mojokerto

Hobi Main Judi Online, Kepala Dusun di Mojokerto Ditangkap Polisi, Didapat Buku Rekapan Nomer Togel

Kepala Dusun di Kecamatan Dlanggu diamankan Unit 1 Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto karena terlibat kasus judi online.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Kepala Dusun di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto terlibat judi online diamankan di Polres Mojokerto 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kepala Dusun di Kecamatan Dlanggu diamankan Unit 1 Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto karena terlibat kasus judi online.

Oknum perangkat Desa Kedung Gede yakni SH (54) tersebut diamankan beserta barang bukti sejumlah buku rekapan judi online jenis togel.

Kasihumas Polres Mojokerto, IPTU Tri Hidayati menjelaskan pelaku diamankan di rumahnya Dusun Kelampisan, Desa Kedung Gede, Kecamatan Dlanggu, pada Selasa (23/08/2022) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Pelaku judi online melalui situs BENTO 4D dan TOP1 TOTO bandar judi togel mengunakan Handphone," ucapnya, Jum'at (26/08).

Baca juga: Bukannya Rajin Ibadah, 4 Kakek di Lamongan Malah Judi di Makam Desa, Salurkan Hobi saat Dini Hari

Dia mengatakan pihaknya mengamankan barang bukti berupaya dua buku tulis berisi rekapan nomor togel, satu l lembar kertas rekapan togel, satu lembar kertas kalender rekapan togel, satu buku tabungan, satu bolpoint dan Handphone yang digunakan sebagai sarana judi.

Dari pengakuan pelaku memiliki hobi judi online sejak lama dan mendaftarkan nomor rekening bank miliknya ke situs judi online tersebut. Saldo dari rekening bank milik pelaku itu digunakan untuk tombok togel.

"Modusnya kalau nomor togel yang pelaku beli tembus dua angka maka mendapatkan keuntungan 80 ribu dari tombokan Rp1.000 dan jika tembus 3 angka maka mendapat Rp.700 ribu dan 4 angka pelaku menerima Rp.6 juta sudah lama pelaku melakukan hal itu," jelasnya.

Pelaku perangkat desa SH dijerat Pasal 303 KUHP Jo Undang undang No 4 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.

"Hukuman paling lama lima tahun penjara," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved