Berita Ponorogo

Berantas Perjudian, Polres Ponorogo Ringkus Pengecer dan Penombok Togel Online di Balong

Polres Ponorogo menggencarkan pemberantasan tindak pidana perjudian online. Terbaru, Polres Ponorogo meringkus dua pelaku judi toto gelap (togel)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Polres Ponorogo Gencarkan Pemberantasan Tindak Pidana Judi Online. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Polres Ponorogo menggencarkan pemberantasan tindak pidana perjudian online.

Terbaru, Polres Ponorogo meringkus dua pelaku judi toto gelap (togel) online di Desa Karangan, Kecamatan Balong, Ponorogo

Kedua tersangka yaitu DT (36) dan BS (26) diringkus di warung kopi tak jauh dari rumahnya, tempat dimana keduanya sering melakukan transaksi judi togel online tersebut pada 24 Agustus 2022 pukul 22.00 WIB.

"Awal pengungkapan yaitu petugas Polres Ponorogo mendapat infomasi dari masyarakat, bahwa terdapat perjudian jenis togel online di warung tersebut," kata Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia, Sabtu (27/8/2022).

Dalam transaksi tersebut DT bertindak sebagai pengecer togel online sedangkan BS yang merupakan seorang mahasiswa menjadi penombok.

"Mereka sudah 7 bulan melakukannya (judi togel online) dengan omzet mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta setiap harinya," jelas Nikolas.

Baca juga: Hobi Main Judi Online, Kepala Dusun di Mojokerto Ditangkap Polisi, Didapat Buku Rekapan Nomer Togel

Motif keduanya melakukan transaksi haram tersebut adalah untuk menambah penghasilan serta uang jajan, terutama BS yang masih mahasiswa.

Kedua pelaku beserta barang bukti yang terkait dengan perjudian tersebut di bawa ke Satreskrim Polres Ponorogo untuk proses hukum lebih lanjut.

"Kita amankan dua buah Handphone, kartu ATM, dan uang senilai Rp 350 ribu," lanjutnya.

Atas perbuatannya, keduanya dikenakan pasal Tindak Pidana Perjudian Jenis Togel Online Atau Turut Serta Main Judi Togel Online, Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 303 Ayat (1) Ke 2e KUHP Atau Pasal 303 Bis KUHP.

"Acaman penjara paling lama sepuluh tahun.” Tutup Nikolas.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved