Berita Madura

Lahan Bambu Milik Warga Pamekasan Ludes Dilahap Api, Bermula dari Sebatang Puntung Rokok

Lahan pohon bambu di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura ludes dilahap api, Jumat (26/8/2022)

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kuswanto Ferdian
Suasana tim pemadam kebakaran Pamekasan saat memadamkan kobaran api yang melalap lahan bambu milik warga Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura ludes dilalap api, Jumat (26/8/2022) sekitar pukul 18.00 WIB 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Lahan pohon bambu di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura ludes dilahap api, Jumat (26/8/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

Lahan bambu yang ludes itu milik Suradin, warga Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Kapolsek Tlanakan, AKP Achmad Supriyadi mengatakan, penyebab terbakarnya lahan pohon bambu tersebut diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarang oleh orang tak bertanggung jawab.

Akibat puntung rokok itu membakar daun kering di sekitar lokasi pohon bambu hingga bara apinya merambat ke atas.

"Mendengar informasi kebakaran itu kami langsung menghubungi tim pemadam kebakaran Pamekasan," kata AKP Achmad Supriyadi kepada TribunMadura.com, Sabtu (27/8/2022).

Baca juga: Korban Kebakaran Pasar Loak Lumajang Belum Dapat Kepastian Bantuan

Tak lama waktu berselang, tim pemadam kebakaran Pamekasan datang ke lokasi dengan membawa 10 petugas pemadam.

Penuturan AKP Achmad Supriyadi, proses pemadaman itu dibantu warga setempat, personel Koramil Tlanakan dan personel Polsek Tlanakan.

Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah berlangsung setengah jam.

"Pemilik lahan bambu ditaksir alami kerugian materil 500 ribu rupiah. Korban jiwa tidak ada," paparnya.

AKP Achmad Supriyadi mengimbau masyarakat setempat, memasuki musim kemarau ini agar tidak sembarangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan.

"Apalagi puntung rokok tersebut dibuang di banyak tumpukan daun yang kering, bisa berakibat fatal. Ini demi menghindari terjadinya kebakaran," pesannya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved