Berita Kediri

Mas Dhito Rehab Pendopo Panjalu Jayati untuk Kembalikan Fungsi dan Bentuk Semula

Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan rehabilitasi Pendopo Panjalu Jayati yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kediri

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan rehabilitasi Pendopo Panjalu Jayati yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kediri untuk mengembalikan fungsi dan bentuknya seperti semula. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan rehabilitasi Pendopo Panjalu Jayati yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kediri untuk mengembalikan fungsi dan bentuknya seperti semula.

Rehabilitasi pendopo yang proses pengerjaannya sejak Senin (29/8/2022) kemarin diinisiasi itu diinisiasi oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Mas Dhito, sebutan bupati muda itu menginginkan bangunan pendopo yang terbuka, tidak ada tembok dan jendela kaca seperti terlihat selama ini.

"Inisiasi dari Mas Dhito, tahun 2022 ini Dinas Perkim mendapatkan tugas untuk melakukan rehab pendopo dikembalikan fungsi dan bentuknya seperti semula bahwa pendopo ini rumah masyarakat yang memiliki arti keterbukaan," kata Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Agus Sugiarta, Selasa (30/8/2022).

Selain bagian dinding pendopo yang dihilangkan supaya masyarakat bebas untuk masuk, lanjut Agus, bagian lantai pendopo akan dinaikkan dan diganti mengunakan granit. Kemudian bagian atap akan dinaikkan, serta bagian langit-langit diganti motif kayu.

Baca juga: Bupati Mas Dhito Berikan Doorprize Dua Vespa untuk Scooterist Asal Kediri dan Madiun

"Proses pelaksanaannya diperkirakan 4 bulan sampai akhir Desember tahun (2022) ini," ungkap Agus.

Sebelum proses pengerjaan rehabilitasi dimulai, dilakukan selamatan di dalam Pendopo Panjalu Jayati.

Untuk mengawal rehabilitasi, Mas Dhito pun meminta Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4) untuk memantau supaya tidak dilakukan asal-asalan.

Ketua DK4 Imam Mubarok menerangkan, bangunan Pendopo Panjalu Jayati dibangun awal tahun 1800-an pada masa bupati pertama, Pangeran Slamet Poerbonegoro yang merupakan putra ke-8 Pangeran Alap-Alap Samber Nyowo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved