Berita Kabupaten Kediri

Marak Penipuan Online, BRI Kediri Imbau Nasabah Berhati-hati, Jangan Asal Bagikan PIN

Marak terjadi penipuan online, BRI Kediri imbau nasabahnya untuk berhati-hati, jangan asal bagikan PIN, termasuk username dan password.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/BRI
Meninjau maraknya penipuan online, pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengimbau para nasabahnya untuk lebih berhati-hati, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Maraknya penipuan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab meresahkan masyarakat.

Oknum penipuan yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) baru-baru ini santer diberitakan. Salah satu warga Kediri menjadi korban. Saldo dalam rekeningnya raib dalam sekejap.

Meninjau maraknya penipuan online tersebut, pihak BRI mengimbau para nasabahnya untuk lebih berhati-hati.

Bahkan, BRI juga selalu mewanti-wanti para nasabahnya untuk tidak memberi tahu pin ATM pada siapapun, termasuk username dan password di aplikasi mobile banking.

"Terkait dengan berkurangnya saldo tabungan salah satu nasabah BRI di Kediri, kami pihak BRI telah menerima serta menindaklanjuti pengaduan dari nasabah. Kami juga melakukan investigasi atas pengaduan dimaksud," kata Pemimpin Cabang BRI Pare Kediri, Hari Prasetyo, Rabu (31/8/2022).

Hari Prasetyo menuturkan, nasabah tersebut merupakan korban dari tindak kejahatan social engineering, yang disebabkan nasabah memberikan data transaksi perbankan (password), PIN yang bersifat pribadi dan rahasia, sehingga transaksi dapat berjalan sukses.

Memang diketahui korban sempat menerima pesan yang mengatasnamakan BRI beserta link yang mengarah pada website pelaku. Korban diminta memasukkan username dan password, setelah korban memasukkan data pribadinya, saldo rekening milik korban terus berkurang.

Untuk itu, BRI mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM, dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi, dan lain sebagainya kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI

"BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan," papar Hari Prasetyo.

BRI juga mengimbau nasabah untuk senantiasa menggunakan saluran resmi website dan social media BRI (verified/centang biru) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat melalui Website www.bri.co.id, Instagram @bankbri_id, Twitter bankbri_id, kontak bri, promo_bri serta akun Facebook Bank BRI dan Youtube Bank BRI.

Apabila mendapat notifikasi melalui sms/email atas transaksi yang tidak dilakukan, nasabah diminta segera menghubungi Contact BRI 14017/1500017 untuk melakukan disable/pemblokiran kartu ATM.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kediri

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved