Berita Malang

Polresta Malang Kota Siapkan Langkah Antisipasi Soal Isu Kenaikan Harga BBM

Isu adanya kenaikan dan penyesuaian harga BBM, dikhawatirkan akan terjadi panic buying di sejumlah SPBU. Tidak terkecuali, hal itu dapat terjadi di SP

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Supiyan saat ditemui TribunJatim.com usai hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022 di Balai Kota Malang, Jumat (22/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Isu adanya kenaikan dan penyesuaian harga BBM, dikhawatirkan akan terjadi panic buying di sejumlah SPBU. Tidak terkecuali, hal itu dapat terjadi di SPBU di wilayah Kota Malang. 

Terkait hal tersebut, Polresta Malang Kota telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Supiyan membeberkan sejumlah langkah-langkah tersebut.

"Yang pertama, kita membentuk Satgas BBM yang terdiri dari Polresta Malang Kota, Pemkot Malang, dan perwakilan Pertamina Malang. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi, komunikasi dan koordinasi manakala ada hal-hal yang perlu disikapi bersama," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (1/9/2022).

Lalu untuk langkah kedua, Polresta Malang Kota beserta jajaran Polsek telah diperintahkan untuk melakukan pemantauan di seluruh SPBU.

Baca juga: Heboh Isu Kenaikan BBM, Warga Surabaya Rela Antre Sejak Pukul 8 Malam, Isi Full Tank Motor dan Mobil

"Pemantauan dilakukan kaitannya dengan stok, distribusi, dan suplai BBM. Sehingga, ketersediaan BBM di masing-masing dapat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Selain itu, juga sebagai antisipasi apabila terjadi antrian panjang di SPBU," jelasnya.

Tidak hanya itu, Polresta Malang Kota juga akan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan adanya praktik penimbunan BBM.

"Upaya penegakan hukum, adalah upaya yang terakhir. Dan akan dilakukan ketika terjadi praktik-praktik penyimpangan seperti contohnya penimbunan. Tentunya, hal itu adalah perbuatan melanggar hukum dan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Supiyan mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan upaya panic buying.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan panic buying. Dan kami telah memastikan, bahwa ketersediaan stok BBM di masing-masing SPBU tercukupi, karena kami telah berkoordinasi dengan Depo Pertamina Malang," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved