Berita Nganjuk

Kurangi Pengangguran di Nganjuk, Disnaker Beri Pelatihan Menjahit Puluhan Pemuda Berkebutuhan Khusus

Kurangi angka pengangguran di Nganjuk, Disnaker berikan pelatihan keterampilan menjahit terhadap 20 pemuda berkebutuhan khusus.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kegiatan penutupan pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja disabilitas oleh Disnaker Kabupaten Nganjuk di Kecamatan Nganjuk, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi masyarakat, khususnya yang berkebutuhan khusus, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk berikan pelatihan keterampilan menjahit terhadap 20 pemuda berkebutuhan khusus.

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Supiyanto mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada orang tua atau wali dari para pemuda berkebutuhan khusus yang telah mendukung keikutsertaannya dalam kegiatan pelatihan ini.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para pencari kerja di Kabupaten Nganjuk, khususnya untuk pemuda berkebutuhan khusus (disabilitas).

"Dengan demikian, lapangan kerja yang ada di Kabupaten Nganjuk tidak hanya diisi oleh tenaga kerja normal saja, tetapi juga diberi kesempatan kerja bagi kaum disabilitas. Dan hal itu diharap bisa mengurangi angka pengangguran terbuka dan mengembangkan ilmu yang didapat saat pelatihan," kata Supiyanto, Rabu (31/8/2022).

Dijelaskan Supiyanto, setelah peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 10 hari tersebut, hasil karya mereka dinilai sangat luar biasa. Itu terbukti mereka bisa menjahit bajunya sendiri.

"Makanya kami sangat mengapresiasi atas semangat mereka para pemuda ini, mereka pantang menyerah sebelum pekerjaannya selesai," ujar Supiyanto.

Dengan melihat hasil yang sangat bagus tersebut, tambah Supiyanto, pihaknya tidak segan untuk menghadirkan secara langsung pimpinan salah satu perusahaan untuk bisa memberikan kesempatan para penyandang disabilitas supaya bisa bekerja setelah pelatihan.

"Kami berharap perusahaan dapat menampung mereka tenaga kerja disabilitas yang telah mengikuti pelatihan, sehingga setelah pelatihan mereka bisa langsung bekerja,“ tandas Supiyanto.

Sementara Perwakilan HRD PT Kertarajasa Nganjuk, Hernanda mengatakan, dengan mengikuti pelatihan tersebut, diharapkan para pemuda disabilitas bisa menumbuhkan kepercayaan diri guna menggali potensinya sebelum memasuki dunia kerja.

Selain itu, ungkap Hernanda, pihaknya juga bersedia menampung para disabilitas yang berminat bergabung bekerja di perusahaanya. Pihak perusahaan akan memberikan pendampingan kepada tenaga kerja disabilitas sampai ahli dalam menjalankan tupoksi kerjanya nanti.

"Diharapkan pula produksi yang dihasilkan dari pekerja disabilitas nantinya mampu berdaya saing dan menjadi tenaga ahli sesuai bidangnya," tutur Hernanda.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved