Berita Surabaya

Soal Wacana Jalur Khusus Suroboyo Bus, Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony: Belum Perlu

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mendorong agar sistem transportasi massal di Surabaya memberi layanan terbaik kepada masyarakat.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
SUROBOYO BUS – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony meninjau fasilitas dan operasional Suroboyo Bus, di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) Surabaya, Jumat (2/9/2022). Menurut Thony, Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Surabaya hingga dukungan Trans Jatim menjadi supporting system demi kenyamananan transportasi massal. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mendorong agar sistem transportasi massal di Surabaya memberi layanan terbaik kepada masyarakat.

Berkembang wacana perlunya jalur khusus Suroboyo Bus sehingga perjalanan makin efektif dan menjamin ketepatan waktu.

Namun untuk saat ini, jalur khusus Suroboyo Bus di Kota Surabaya masih belum diperlukan. Selain akan memakan jalur yang sudah ada, juga akan berbiaya tinggi kalau harus pengadaan jalur baru dengan pembebasan lahan.

"Belum perlu (pengadaan jalur khusus Suroboyo Bus), karena tingkat keterjangkauan waktu masih normal di kota ini. Hanya perlu membiasakan diri menyesuaikan dengan berangkat kerja lebih pagi. Juga headway Suroboyo Bus kini sekitar 10 menit," kata AH Thony, Minggu (4/9/2022).

Dikatakan, angkutan massal ini semakin bagus pelayanannya. Kemudahan dalam pembayaran nontunai juga patut didukung. Transportasi yang efektif, efisien, dan nyaman tentu akan membuat warga makin condong beralih ke kendaraan umum.

Baca juga: Harga BBM Naik, DPRD Surabaya Ajak Warga Beralih ke Angkutan Massal, AH Thony: Efektif dan Efisien

Apalagi Suroboyo Bus juga menyediakan bagasi khusus sepeda. Sehingga warga bisa membawa sepeda ini menuju tempat kerja. Jalur khusus sepeda juga sudah ada, meskipun belum termanfaatkan secara maksimal.

Koordinator Operasional Suroboyo Bus, Andik Dwi Haryadi menuturkan bahwa saat ini ada 28 unit Suroboyo Bus dioperasikan di Surabaya. Belum lagi puluhan Trans Semanggi Surabaya juga beroperasi. 

"Kami bukan mengejar profit, tetapi pelayanan. Semoga Suroboyo Bus makin nyaman, lebih efektif dan efisien untuk membantu warga," kata Andik.

Suroboyo Bus melayani tiga koridor. Yakni Purabaya-Rajawali, MERR, dan TIJ-Wiyung-Unesa-Jono Sewojo. Jarak bus yang satu dengan bus berikutnya sekitar 10 menitan. 

Maka, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus mengajak masyarakat beralih ke transportasi massal dengan cara menawarkan layanan terbaik, efektif, dan efisien. Sinergi dengan beberapa pihak juga perlu dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

AH Thony menyebutkan, misalnya sinergi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Bisa melakukan pembelian tiket include dengan kereta sekaligus Suroboyo Bus. Ada halte di setiap stasiun. Dari KA bisa langsung berpindah ke Suroboyo Bus

“Saya juga mendorong Dishub untuk melakukan survei tentang pergerakan masyarakat dan moda transportasi yang kerap digunakan warga. Harus ada perhitungan dan mengambil kebijakan dan cara untuk mengurangi kendaraan pribadi,” tutur Thony. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved