Berita Arema

Ada Flare di Laga Lawan Barito Putera, Arema FC Berpotensi Kena Denda Lagi

Flare menyala di akhir laga Barito Putera vs Arema FC pada lanjutan Liga 1 2022, Minggu (4/9/2022) kemarin di Stadion Demang Lehman, Kalimantan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOORHIDAYAT
Flare menyala setelah berakhir laga Barito Putera melawan Arema FC, namun dapat diantisipasi petugas keamanan, Minggu (4/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Aremania kembali berulah dalam pertandingan Arema FC Vs Barito Putera, Minggu (4/9/2022) kemarin di Stadion Demang Lehman, Kalimantan.

Seakan tak kapok sudah mendapat sanksi denda Rp 100 juta karena menyalakan Flare saat pertandingan lawan PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan pada (5/8/2022) dan denda Rp 100 juta saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali pada Sabtu(13/8/2022) lalu, Aremania kembali menyalakan Flare di kandang Barito kemarin.

Diduga Flare dinyalakan suporter karena kecewa Arema FC tidak bisa memenangkan pertandingan karena laga berakhir dengan skor 1-1.

Baca juga: Gagal Menang Lawan Barito Putera, Manajer Arema FC: Tunggu Pengumuman Penting Siang Ini

Akibat ulah Aremania nakal ini, klub Arema FC berpotensi kembali akan mendapat sanksi denda dari Komdis PSSI.

Terkait ulah Aremania yang lagi-lagi menyalakan Flare padahal sudah sering kali diingatkan oleh manajemen.

Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris mengaku sangat menyayangkan atas apa yang dilakukan Aremania dikandang Barito.

“Sangat kita sayangkan, kami sebagai tim tamu harusnya bisa menghormati tuan rumah yang sudah bersusah payah dan sosialisasi ke suporternya untuk tidak menyalakan flare karena sangat membahayakan dan berakibat sanksi."

"Apapun alasannya sudah tidak bisa dibenarkan karena flare, boom smoke, petasan, kembang api sangat di larang oleh FIFA dan bila terjadi akan berakibat denda yang tidak sedikit,” kata Abdul Haris kepada SURYAMALANG.COM (Tribun Jatim Network), Senin (5/9/2022).

Seakan tak bosan bosan mengingatkan suporternya, Haris berharap agar Aremania menghentikan ulah tak terpuji yang berakibat merugikan klub.

“Saya menghimbau buat teman teman Aremania atau siapapun marilah kita sudahi masalah ini dan bisa berinovasi dalam bentuk yang lain."

"Bisa koreo, yel-yel atau atraksi yang bisa memberikan semangat kepada para pemain di lapangan. Saya yakin bisa. Semoga ini yang terakhir,” jelasnya.

Ikuti berita seputar Arema FC

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved