Berita Kediri

Ringankan Beban Pedagang Pasar Ngadiluwih, Bupati Kediri Mas Dhito Berikan Bantuan Modal

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan bantuan sosial berupa tambahan modal usaha bagi 52 pedagang terdampak kebakaran Pasar Ngadiluwih.

dok. Pemkab Kediri
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat cek lokasi kebakaran di Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri pada Minggu (8/5/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan bantuan sosial berupa tambahan modal usaha bagi 52 pedagang terdampak kebakaran Pasar Ngadiluwih. Bantuan disalurkan dengan besaran antara Rp 2,5 juta - Rp 10 juta.

Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri menyampaikan Pemerintah Kabupaten Kediri berupaya membantu meringankan beban pedagang dengan memberikan bantuan sosial sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

"Tentu harapannya (dengan bantuan ini) pedagang mempunyai tambahan modal usaha sehingga bisa berusaha kembali," kata Mas Dhito, Senin (5/9/2022).

Rinciannya, enam pedagang masing-masing mendapat Rp 10 juta, empat pedagang masing-masing Rp 5 juta dan sisanya 42 pedagang masing-masing menerima Rp 2,5 juta.

"Harapannya bantuan stimulus yang diberikan ini dapat memulihkan perekonomian bagi pedagang yang terdampak kebakaran sehingga kegiatan jual beli dapat terus berjalan," imbuhnya.

Baca juga: Bupati Mas Dhito Dorong Pengurus Baru PC Muslimat NU Kabupaten Kediri Berdayakan Perempuan

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Tutik Purwaningsih mengungkapkan, penyerahan bantuan itu berdasarkan proses verifikasi supaya tidak salah sasaran. Bantuan langsung masuk ke rekening 52 pedagang dan bisa dicairkan mulai hari itu pula.

"Dengan bantuan ini diharapkan pedagang yang saat ini sudah berjualan dapat tambahan modal untuk menambah dagangannya," ungkapnya.

Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk pemberian bantuan kepada 52 pedagang terdampak kebakaran itu sebesar Rp 185 juta. Besaran bantuan yang diberikan dengan banyak pertimbangan dan menyesuaikan dari kerugian pedagang.

"Jumlahnya mungkin masih jauh, terutama untuk pedagang besar yang kerugiannya di atas Rp100 juta, tapi mudah-mudahan bantuan stimulus ini dapat meringankan beban para pedagang," urainya.

Baca juga: Pasar Ngadiluwih Kediri Terbakar, Bupati Mas Dhito Segera Siapkan Tempat Relokasi: 2 Minggu Selesai

Pemberian bantuan tambahan modal usaha itu pun disambut antusias pedagang Pasar Ngadiluwih. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan Mas Dhito kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.

"Terimakasih Mas Dhito perhatiannya kepada kami. Walaupun beliau tidak bisa hadir (diacara penyerahan bantuan) dan diwakili wakil bupati, podo wae, terima kasih Mas Dhito," ucap Mujihadi, seorang pedagang gorengan.

Pedagang asli dari Ngadiluwih itu mengaku tidak menghitung pasti jumlah kerugian yang dia tanggung akibat kebakaran. Pun begitu, dari verifikasi yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Perdagangan dia mendapatkan bantuan Rp 2,5 juta.

"Kerugian nggak ngitung, yang penting diperhatikan saja saya sudah terimakasih," katanya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Endang Karyati, pedagang lain yang terdampak kebakaran. Disampaikan, akibat kebakaran dua kios yang ditempati ikut hangus terbakar dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp200 juta.

"Dagangan saya ada snack, ada rokok-rokok itu kan banyak, tapi Alhamdulilah dibantu Rp10 juta untuk tambahan modal," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran Pasar Ngadiluwih terjadi pada Minggu (8/5/2022) lalu dan menghanguskan sekitar 100 lapak pedagang. 

Setelah kebakaran itu, Dinas Perdagangan tak berselang lama menyediakan tempat penampungan sementara untuk pedagang kembali berjualan.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved